Polemik Bupati Pati, Dasco Sebut Prabowo Berkali-kali Ingatkan Jaga Sikap

Menurut Dasco, Prabowo juga sudah beri peringatan tegas kepada para seluruh kepala daerah Gerindra agar menjaga sikap dan sopan santun pada rakyat.

Diperbarui 22 Agustus 2025, 07:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo tegur kepala daerah Gerindra, termasuk Bupati Pati, serap aspirasi.
  • Prabowo minta kepala daerah Gerindra jaga sikap, sopan santun, dekat rakyat.
  • Bupati Pati Sudewo dimakzulkan DPRD usai kebijakan PBB 250% picu demo ricuh.

Liputan6.com, Jakarta Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto telah memberikan teguran kepada kepala daerah dari Gerindra termasuk ke Bupati Pati Sudewo, agar bisa menyerap aspirasi masyarakat.

"Kalau mengenai masalah perilaku dan lain-lain, kepala daerah yang dari Gerindra memang sudah disampaikan berkali-kali oleh Pak Prabowo dalam kesempatan-kesempatan," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (22/8/2025).

Menurut Dasco, Prabowo juga sudah beri peringatan tegas kepada para seluruh kepala daerah Gerindra agar menjaga sikap dan sopan santun pada rakyat.

"Terakhir kira-kira dua minggu yang lalu agar semua kepala daerah yang dari Gerindra menjaga perilaku, menjaga sopan santun, dan harus selalu dekat kepada masyarakat, serta selalu menyerap aspirasi dari masyarakat," kata dia.

Diketahui, DPRD Pati membentuk pansus pemakzulan Bupati Sudewo. Pansus tersebut buntut dari kebijakan PBB-P2 sebesar 250% yang menimbulkan demo besar-besaran warga.

Sebelumnya diberitakan, kebijakan Bupati Pati Sudewo menaikkan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB) mendapat penolakan dari masyarakat. Situasi semakin memanas, ketika Sudewo tetap bersikukuh untuk menaikkan PBB.

Setelah mendapat sorotan dari berbagai pihak, Sudewo akhirnya membatalkan kenaikan PBB. Namun massa yang sudah terlanjur marah dengan sikap awal Sudewo, menggelar demonstrasi.

Aksi unjuk rasa yang menuntut pelengseran Sudewo beberapa waktu lalu itu berakhir ricuh. Massa merusak pendopo dan fasilitas umum.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6