Kondisi Terkini Bendung Katulampa usai Bogor Hujan Deras Dua Hari Berturut-turut

Meski kondisi bendung terpantau aman, warga bantaran Sungai Ciliwung diminta tetap waspada.

Diperbarui 10 Agustus 2025, 23:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bendung Katulampa normal meski Bogor diguyur hujan deras dua hari.
  • Tinggi muka air 20 cm, tidak memicu peringatan banjir di Jakarta.
  • Warga bantaran Ciliwung tetap waspada karena bencana lain di Bogor.

Liputan6.com, Jakarta - Kota dan Kabupaten Bogor diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut pada Sabtu (9/8) dan Minggu sore hingga malam hari. Lantas, bagaimana kondisi terkini Bendung Katulampa Kota Bogor?

Pelaksana Bendung Katulampa, Andi Sudirman, mengatakan Bendung Katulampa dalam kondisi normal. Tinggi muka air (TMA) Sungai Ciliwung pada Sabtu (9/8), pukul 19.00 WIB di angka 20 sentimeter dengan status normal, sedangkan pada Minggu, pukul 20.00 WIB, TMA juga 20 sentimeter. Sehingga tidak memicu peringatan banjir di Jakarta.

"Intensitas hujan memang tinggi di beberapa wilayah, tetapi debit air di Bendung Katulampa masih terpantau aman dan terkendali," kata dia. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (10/8/20215).

Data petugas menunjukkan, TMA pintu intake Kalibaru atau Saluran Induk Katulampa stabil. Masing-masing di angka 40 sentimeter pada Sabtu (9/8) dan Minggu, sedangkan curah hujan di lokasi bendung tercatat nihil pada periode pengukuran pagi hingga siang.

Warga Bantaran Ciliwung Tetap Waspada

Meski kondisi bendung terpantau aman, ia mengimbau, masyarakat di bantaran Sungai Ciliwung tetap waspada mengingat hujan deras telah memicu sejumlah bencana di Bogor, seperti banjir di beberapa titik dan tanah longsor di sejumlah kecamatan.

Pihaknya terus melakukan pemantauan secara intensif perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan BPBD, BMKG, dan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi kenaikan debit air Sungai Ciliwung.

"Kami siaga 24 jam dan siap memberikan laporan real-time (seketika) jika terjadi perubahan signifikan," ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menangani sejumlah bencana alam akibat hujan deras yang melanda sejumlah wilayah pada Sabtu (9/8), meliputi banjir, tanah longsor, serta angin kencang dengan total lebih dari 2.000 jiwa terdampak.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6