Menag Nasaruddin: FKUB Perisai Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

Nasaruddin berharap, kegiatan Silaturahmi Nasional FKUB ini menjadi garda terdepan dalam merespons isu-isu keagamaan di masyarakat.

Diperbarui 07 Agustus 2025, 16:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Menag Nasaruddin Umar tekankan pentingnya kerukunan umat beragama di Indonesia.
  • FKUB adalah perisai kerukunan, perlu dukungan penuh dari pemerintah daerah.
  • Kehadiran tokoh agama di Silatnas FKUB perkuat harmoni bangsa.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Hal itu disampaikan Nasaruddin saat berpidato dalam acara Silatnas FKUB dan Lembaga Keagamaan yang mengusung tema “Merawat Kerukunan Umat Menuju Indonesia Emas 2045” di Gading Serpong, Tangerang, Rabu (6/8).

"Alhamdulillah, pertemuan ini luar biasa. Forum Kerukunan Umat Beragama inilah yang akan menjadi perisai kerukunan kita," ujar Nasaruddin.

Nasaruddin berharap, kegiatan Silaturahmi Nasional FKUB ini menjadi garda terdepan dalam merespons isu-isu keagamaan di masyarakat. Dia meminta, seluruh pejabat dari tingkat pusat hingga daerah, dapat memberi ruang kepada FKUB dalam menjalankan tugasnya.

"Semakin kuat daya kerja FKUB, semakin stabil bangsa kita. Maka saya mengimbau sekali lagi kepada semua pihak, khususnya pemerintah daerah, untuk memberikan perhatian dan mendukung pelaksanaan program-program budaya FKUB," jelas dia.

Menag percaya, hadirnya tokoh-tokoh agama pada acara Silatnas FKUB dan Lembaga Keagamaan pada tahun ini mulai dari Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, hingga Khonghucu dapat merepresentasi keharmonisan Indonesia.

"Di sini berkumpul para tokoh umat, dan mereka sangat didengar oleh pengikutnya masing-masing. Kehadiran mereka menjadi kekuatan penting bagi pemerintah dalam menjaga suara-suara perdamaian dan harmoni," dia menandasi.

 

Penguatan Kolaborasi

Sebagai informasi, Silaturahmi Nasional FKUB menjadi momentum penguatan kolaborasi antarumat beragama sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam merawat kerukunan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Diketahui, Silatnas FKUB dan Lembaga Keagamaan tahun ini mengusung tema “Merawat Kerukunan Umat Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini diharapkan menjadi cermin penyemangat membangun sinergi lintas agama dalam menghadapi tantangan kebangsaan ke depan.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6