Quick Count Poltracking PSU Pilkada Papua: Benhur-Constant 50,62% Matius-Aryoko 49,38%

Paslon yang diusung PDIP tersebut unggul tipis menghadapi paslon yang diusung oleh gabungan partai politik.

Diperbarui 06 Agustus 2025, 21:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • PSU Pilkada Papua 2025 digelar, mempertemukan dua paslon gubernur dan wakil gubernur.
  • Paslon 01, Benhur Tomi Mano-Constant Karma (PDIP) unggul versi hitung cepat Poltracking.
  • Wamendagri berharap PSU di Papua menjadi yang terakhir dan sukses dituntaskan.

Liputan6.com, Jakarta Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2025 di Papua digelar hari ini, Rabu (6/8). PSU ini mempertemukan dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count sementara lembaga survei Poltracking Indonesia, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 01, Benhur Tomi Mano-Constant Karma yang diusung PDI Perjuangan (PDIP) unggul.

Benhur Tomi Mano-Constant Karma unggul dari Paslon nomor urut 02 Matius Fakhiri dan Aryoko Alberto atau pasangan Mariyo dengan data masuk sementara 95,75 persen pada pukul 19.50 WIB. Benhur dan Constant memimpin dengan perolehan 50,62 persen.

Sementara itu, Paslon nomor urut 02 Matius Fakhiri dan Aryoko Alberto memperoleh suara 49,38 persen.

Adapun Paslon nomor urut 01 tersebut telah unggul versi hitung cepat Poltracking saat data masuk sebesar 73,75 persen dengan perolehan 50,13 persen. Sementara Paslon nomor 2 memperoleh 49,87 persen.

Kedua Paslon juga sempat memperoleh suara imbang saat data masuk 74,25 persen. Baik Paslon nomor urut 01 dan 02 masing-masing memperoleh suara 50 persen.

“Data yang masuk sudah 74,25 persen. Nah, ini saat ini luar biasa sekali posisi imbang 50,00 persen untuk calon pasangan nomor urut 1 dan pasangan calon nomor urut 2 itu 50,00 persen,” kata Marketing & Communications Director Poltracking, M Aditya Pradana.

“Di angka 74,25 persen, 50,50 ya. Iya, luar biasa. Ini memang ketat,” sambung Peniliti Poltracking, Yoki Alvetro.

Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk turun langsung meninjau pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Provinsi Papua, Rabu (6/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan harapan agar PSU kali ini menjadi yang terakhir digelar sejumlah TPS di Papua.

“Harapan besar kami, kalau boleh, selesailah kali ini,” ujar Ribka kepada awak media saat meninjau pelaksanaan PSU di TPS 33, Lapangan SKB depan Auri Sentani, Kabupaten Jayapura.

Ribka menjelaskan, Provinsi Papua menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang masih melaksanakan PSU. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pemungutan suara ini.

“Harapan kami dukungan dari semua masyarakat Papua, supaya bisa kita tuntaskan PSU ini,” ucap Ribka.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6