Baru Gelar 2 OTT di Semester I 2025, KPK Minta Maaf: Doakan Bisa Lebih Banyak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan hingga pertengahan tahun 2025, pihaknya hanya sanggup melakukan dua operasi tangkap tangan (OTT).

Diperbarui 06 Agustus 2025, 19:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • KPK hanya melakukan dua OTT hingga pertengahan 2025, Fitroh meminta maaf.
  • KPK sebenarnya mampu bergerak lebih masif dalam melakukan OTT.
  • KPK melakukan 31 penyelidikan, 43 penyidikan, dan 46 penuntutan.

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan hingga pertengahan tahun 2025, pihaknya hanya sanggup melakukan dua operasi tangkap tangan (OTT). Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto pun menyampaikan permohonan maaf ke publik atas kinerjanya tersebut.

"Sepanjang semester 1 juga telah melakukan 2 kegiatan operasi tangkap tangan dan teman-teman sudah mengikuti semua ya mohon maaf baru 2," kata Fitroh saat konferensi pers, Rabu (6/8/2025).

Dia mengatakan, secara kemampuan, KPK sebenarnya bisa bergerak lebih masif. Namun, Fitroh tak menjelaskan lebih lanjut mengapa hal itu terjadi. Dia hanya berharap kedepan OTT bisa semakin digencarkan.

"Sebenernya kalau KPK sebeneranya mampu melakukan upaya-upaya operasi tangkap tangan cukup masif, kami dari KPK berharap betul-betul memberikan efek jera. Ya mohon doa dari temen-temen kita bisa lebih banyak OTT," ucap dia.

 

2 OTT KPK

Adapun, dua OTT yang disebut Suap proyek Dinas PUPR Kabupaten OKU, Sumsel pada 16 Maret 2025 dan Suap proyek jalan Dinas PUPR Sumut dan Satker PJN Wilayah 1 Sumut pada 28 Juni 2025

Selain itu, Fitroh juga menyampaikan angka capaian lainnya. Dia menjelaskan, penyelidikan sebanyak 31 kasus, penyidikan sebanyak 43 kasus, penuntutan sebanyak 46 perkara dan berstatus Inkrah sebanyak 31 kasus dan yang sudah eksekusi sebanyak 35 perkara

“Ini tentu juga dari beberapa perkara yang sudah berproses dari tahun-tahun sebelumnya, yang kemudian baru inkrah di semester pertama tahun 2025 ini," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6