DPRD DKI Minta Ancol Berbenah, Banyak Aset Terbengkalai

Ancol dinilai perlu berinovasi untuk membuat aset-aset tersebut bisa kembali berfungsi, sehingga menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).

Diperbarui 06 Agustus 2025, 13:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • DPRD DKI minta Ancol berbenah karena banyak aset terbengkalai dan tak terawat.
  • Ancol diminta berinovasi agar aset berfungsi kembali dan hasilkan PAD.
  • DPRD menyarankan Ancol menggandeng pihak ketiga buat wahana olahraga.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Basri Baco, meminta PT Pembangunan Jaya Ancol berbenah usai menemukan ada aset-aset terbengkalai. Baco menyebut, banyak bangunan dan wahana di Ancol yang tidak digunakan lagi dan tak terawat.

Hal ini disampaikan Baco dalam Rapat Konsultasi Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026, Selasa 5 Agustus 2025.

“Banyak lahan di Ancol yang tidur, tidak difungsikan dan terbengkalai,” kata Baco.

Baco mengungkapkan, PT Pembangunan Jaya Ancol juga perlu berinovasi untuk membuat aset-aset tersebut bisa kembali berfungsi, sehingga menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).

Lebih lanjut, Politisi Golkar ini juga menyarankan agar PT Pembangunan Jaya Ancol dapat menggandeng pihak ketiga untuk membuat wahana olahraga yang banyak digandrungi anak muda.

“Inovasi gandeng pengusaha, bikin banyak lokasi-lokasi yang bisa mengundang banyak orang datang. Seperti bikin (lapangan) Padel,” jelas Baco.

 

Revitalisasi

Sebelumnya, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI August Hamonangan juga telah meminta PT Pembangunan Jaya Ancol merevitalisasi aset-aset terbengkalai itu.

August ingin agar PT Pembangunan Jaya Ancol melakukan revitalisasi terhadap wahana dan lahan di Ancol. Sehingga, kata dia, lahan tersebut bisa menjadi sesuatu yang memiliki manfaat ekonomi dan mendatangkan keuntungan bagi Ancol.

 

Ganggu Keindahan Ancol

Tidak hanya wahana, August juga menyayangkan terdapat bangunan terbengkalai di samping Hotel Mercure Ancol. Kondisi tersebut dianggap mengganggu keindahan kawasan Ancol.

“Alih-alih disuguhkan pemandangan yang indah dan menyenangkan, para pengunjung malah melihat gedung dan wahana tidak terawat,” ungkap August.

Oleh karenanya, August berharap agar lahan terbengkalai tersebut bisa segera direvitalisasi menjadi kios dan wahana baru yang dapat menarik minat masyarakat untuk berwisata ke Ancol.

“Sehingga bisa mendatangkan lebih banyak pengunjung secara inklusif dari semua kalangan yang ada di Jakarta ini,” ujar dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6