Kabar Terbaru Kasus Pelecehan Menimpa Selebgram Sashfir

Kasus ini telah ditangani Polres Metro Jakarta Selatan dan kini dalam tahap penyidikan.

Diterbitkan 09 Oktober 2026, 14:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Selebgram Sashfir menjadi korban voyeurism di Jakarta Selatan pada April lalu.
  • Kasus pelecehan ini telah naik ke tahap penyidikan di Polres Metro Jakarta Selatan.
  • Sashfir bersuara setelah memendamnya, berharap melindungi diri dan orang lain.

Liputan6.com, Jakarta - Konten kreator sekaligus selebgram Fira Assegaf alias Sashfir mengungkap dirinya menjadi korban pelecehan seksual berupa perekaman diam-diam atau voyeurism di daerah Jakarta Selatan pada April lalu.

Terkait hal itu, pihak kepolisian menyebut, kasus dugaan pelecehan tersebut telah naik ke tahap penyidikan di Polres Metro Jakarta Selatan.

"Saat ini perkara dalam penanganan unit PPA Sat  Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada tahap penyidikan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).

Menurut dia, penyidik telah menginterogasi terlapor guna menggali informasi lebih dalam mengenai peristiwa tersebut.

"Dan dalam perkara ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka," jelas Joko.

 

 

Pernah Jadi Korban Pelecehan Seksual di Toilet Restoran

Sebelumnya, Sashfir mengungkap dirinya menjadi korban pelecehan seksual berupa perekaman diam-diam atau voyeurism di area toilet perempuan sebuah restoran di Senopati, Jakarta, pada April lalu. Ia mengatakan baru merasa siap untuk menceritakan pengalaman tersebut setelah memendamnya selama beberapa bulan.

"Yang paling membuatku miris adalah kenyataan bahwa pelakunya merupakan seorang suami sekaligus ayah dari seorang anak perempuan," tulis Sashfir dalam unggahan di Instagram pribadinya, @sashfir, Rabu (7/10/2026).

Ia menyayangkan tindakan tersebut karena menurutnya seorang suami dan ayah seharusnya memahami pentingnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi perempuan. Namun, ia menyebut orang tersebut justru melakukan tindakan itu terhadap perempuan lain. Dalam unggahannya, influencer yang dikenal lewat konten fashion hijabnya itu juga menyampaikan alasan dirinya memilih untuk bersuara setelah beberapa bulan memendam kejadian tersebut.

"Aku percaya, keberanian untuk bersuara adalah salah satu langkah untuk melindungi diri sendiri, sekaligus harapan agar tidak ada yang mengalami hal serupa. Untuk siapa pun yang pernah mengalaminya, semoga kamu tahu bahwa kamu tidak sendirian. 🤍" tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6