Blak-blakan Bram Patria Yoshugi, Ide dan Makna di Balik Logo HUT ke-80 RI

Logo angka 8 dan 0 yang terhubung tanpa ujung secara sederhana dapat dimaknai 'Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju'.

Diterbitkan 28 Juli 2025, 18:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Logo HUT RI ke-80 bermakna 'Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju'.
  • Logo menjembatani pemerintah dan masyarakat untuk semangat membangun bangsa.
  • Angka 8 dan 0 terhubung bermakna kesejahteraan menyebar ke seluruh Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta - Bram Patria Yoshugi menjelaskan alasan dirinya merancang logo Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) dengan angka 8 dan 0 yang terhubung tanpa ujung. Menurut dia, logo itu menjembatani antara pemerintan dan masyarakat.

Bram menjelaskan, logo tersebut secara sederhana dapat dimaknai 'Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju'. Itu sebabnya, logo tersebut bukan hanya bakal diaplikasikan di umbul-umbul, banner, atau billboard, melainkan juga dengan digambar secara manual oleh masyarakat di tembok.

"Harapannya sih kita bisa merepresentasikan makna itu dengan simpel," kata Bram saat diwawancarai. Demikian dikutip dari Antara, Senin (28/7/2025).

Bangsa Berdaulat dan Bersatu

Dengan logo yang sederhana itu, menurut dia, masyarakat luas bisa menambahkan ekspresi visual lainnya, untuk dituangkan di tembok-tembok dalam bentuk mural.

Melalui logo yang dibuatnya itu, Bram juga ingin membuat perspektif pemerintah dan masyarakat punya semangat yang sama ingin menciptakan bangsa yang berdaulat dan bersatu.

"Misalkan bersatu bagi pemerintah, sebagai negara harus bersama-sama sebagai satu negara, tapi bagi masyarakat mungkin interpretasinya sederhana, gotong royong," kata dia.

Harapan Kesejahteraan

Dia menjelaskan, logo angka 80 yang dia buat memiliki unsur yang sama antara angka 8 dengan angka 0. Hal itu untuk menggambarkan bahwa kedua unsur itu memiliki makna yang sejajar dan bersatu.

"Di mana dari satu inti yang sama tadi, harapannya kesejahteraan itu bisa menyebar ke seluruh Indonesia," kata dia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6