Danantara Gandeng UN Women, 15 BUMN Perkuat Tempat Kerja Inklusif

Sebanyak 15 BUMN mengikuti WEPs Corporate Action Lab Indonesia Cohort 2 untuk memperkuat budaya kerja yang inklusif, setara, dan saling menghormati.

Diterbitkan 10 Juli 2026, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 15 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi terpilih sebagai peserta Women's Empowerment Principles (WEPs) Corporate Action Lab Indonesia Cohort 2. Program yang digelar UN Women bersama PT Danantara Asset Management ini bertujuan membantu perusahaan menerapkan kebijakan dan praktik kerja yang lebih inklusif, setara, serta saling menghormati.

Melalui program tersebut, perusahaan peserta akan mendapatkan pendampingan selama delapan bulan untuk mengubah komitmen pimpinan menjadi kebijakan yang diterapkan di lingkungan kerja. Keikutsertaan 15 BUMN ini juga menjadi bagian dari langkah Danantara memperkuat implementasi Respectful and Inclusive Workplace di seluruh ekosistem BUMN.

Program tersebut menyusul peluncuran Danantara Respectful and Inclusive Workplace Playbook, yang menjadi panduan bagi BUMN dalam membangun budaya kerja yang menghargai keberagaman dan menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan.

Managing Director Human Capital Danantara Indonesia PT Danantara Asset Management Agus Dwi Handaya menjelaskan, Danantara Respectful and Inclusive Workplace Playbook tidak bisa dilihat sebagai dokumen kepatuhan sendiri.

"Ia adalah bagian dari performance architecture, cara kita memastikan bahwa respect, inclusion, fairness, dan well-being masuk ke dalam tata kelola, sistem, perilaku, indikator kinerja, dan akhirnya menjadi nilai bisnis yang nyata," kata dia dikutip Jumat (10/7/2026).  

Deputi Sumber Daya Manusia dan Keberlanjutan Badan Pengelola BUMN, Wahyu Setyawan, menilai budaya kerja inklusif menjadi salah satu faktor penting agar BUMN mampu bersaing di tingkat global.

“Untuk bersaing di tingkat global, BUMN butuh inovasi, perspektif perempuan, pemikiran generasi muda, hingga kontribusi dari rekan-rekan penyandang disabilitas. Saya berharap bahwa Respectful and Inclusive Workplace Policy tidak sekedar menjadi lembaran kebijakan, namun menjadi budaya kerja yang dihidupkan. Mari kita jadikan tempat kerja yang menghormati satu sama lain dan inklusif sebagai identitas BUMN Indonesia,” katanya.

 

Tempat Kerja Inklusif Tingkatkan Kinerja Perusahaan

Berbagai penelitian menunjukkan budaya kerja yang inklusif tidak hanya berdampak positif bagi karyawan, tetapi juga meningkatkan kinerja perusahaan.

Studi Boston Consulting Group (BCG) pada 2023 di Asia Tenggara menemukan komitmen kepemimpinan terhadap keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas mampu menekan risiko pergantian karyawan hingga 9 persen. Lebih dari separuh responden dalam survei tersebut juga mengaku bersedia berpindah ke perusahaan yang memiliki lingkungan kerja lebih inklusif.

Sementara itu, studi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) di Indonesia menunjukkan 77 persen perusahaan dengan tingkat keberagaman gender yang lebih tinggi melaporkan manfaat langsung terhadap bisnis, mulai dari peningkatan keuntungan hingga retensi karyawan yang lebih baik.

Melalui WEPs Corporate Action Lab Cohort 2, perusahaan peserta akan mengikuti berbagai program akselerasi, mulai dari evaluasi kebijakan menggunakan WEPs Gender Gap Analysis Tool, lokakarya teknis, pembelajaran antarpeserta (peer learning), hingga pelatihan untuk merancang, menguji, dan mengukur kebijakan yang mendukung tempat kerja yang inklusif.

Program tersebut diharapkan dapat membantu BUMN menerjemahkan komitmen kesetaraan dan inklusivitas menjadi kebijakan yang diterapkan secara nyata di lingkungan kerja.

 

Daftar 15 BUMN Peserta 

Selama delapan bulan pelaksanaan program, sebanyak 15 BUMN akan mengikuti pendampingan implementasi kebijakan tempat kerja yang inklusif.

Daftar peserta WEPs Corporate Action Lab Indonesia Cohort 2:

  1. PT Aneka Tambang Tbk (Antam)
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
  3. PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA)
  4. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
  5. PT Jasa Marga (Persero) Tbk
  6. PT Kereta Api Indonesia (Persero)
  7. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni
  8. PT Prima Layanan Nasional Enjiniring
  9. PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD
  10. PT TASPEN (Persero)
  11. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom Indonesia)
  12. PT Vale Indonesia Tbk
  13. PT Waskita Karya (Persero) Tbk
  14. Perum Bulog
  15. Perum Jasa Tirta II.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6