PKB Beri Penghargaan ke Pesantren Transformatif, Cak Imin: Adaptif Menjawab Tantangan Zaman

Cak Imin menjelaskan, maksud dari pesantren transformatif adalah mereka yang berhasil menggabungkan tradisi, inovasi, dan kemandirian di era Revolusi Industri 4.0.

Diperbarui 26 Juli 2025, 07:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • PKB beri penghargaan ke pesantren transformatif yang adaptif dan mandiri.
  • Pesantren adalah pilar penting membangun Indonesia yang berkarakter dan mandiri.
  • Penghargaan bagian ikhtiar PKB perkuat ekosistem pendidikan pesantren modern.

Liputan6.com, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menganugerahkan penghargaan ke lima pesantren salafiyah yang dinilai transformatif. Hal itu diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-27 partainya beberapa hari lalu di JCC Senayan, Jakarta.

Cak Imin menjelaskan, maksud dari pesantren transformatif adalah mereka yang berhasil menggabungkan tradisi, inovasi, dan kemandirian di era Revolusi Industri 4.0.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi PKB terhadap pesantren yang terus menjaga akar tradisi sambil secara adaptif dan inklusif menjawab tantangan zaman," kata Cak Imin melalui keterangan tertulis diterima.

Menurutnya, melalui penghargaan tersebut, PKB ingin menegaskan bahwa pesantren adalah pilar penting dalam membangun Indonesia yang berkarakter, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.

Senada, Presiden Prabowo turut mengapresiasi langkah dilakukan PKB. Dia optimis, pesantren menjadi salah satu cara memajukan generasi tangguh Indonesia di masa depan.

"Kita butuh pesantren yang tidak hanya menjaga nilai, tapi juga membentuk generasi tangguh untuk Indonesia yang mandiri dan maju," kata Prabowo dalam sambutannya di puncak peringatan Harlah PKB, Rabu (23/7) malam.

 

Ikhtiar PKB

Sementara itu, Ketua Panitia Harlah PKB ke 27 Ahmad Iman Syukri menyatakan, penghargaan diberikan adalah bagian dari ikhtiar PKB memperkuat ekosistem pendidikan pesantren yang modern namun tetap berakar kuat pada tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.

"Peran pesantren-pesantren di Indonesia itu sangat besar, terutama dalam konteks pendidikan. PKB sadar akan hal itu, ditambah lagi mayoritas pengurus dan kader PKB itu santri," kata Iman.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6