Liputan6.com, Jakarta - Siang itu, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat tampak sepi. Deru kendaraan melintas sesekali terdengar. Di sana, sebuah bangunan bercat putih kusam berdiri, dengan area sangat luas.
Sebuah papan besar bertuliskan “RUMAHTUAVAPE” terpasang mencolok di bagian atas. Menonjol di antara kusamnya dinding. Tetapi tempat itu, bukan semata-semata tempat menjual cairan rokok elektrik. Sebab di belakang bangunan utama itu, terdapat beberapa jejer ruangan dijadikan tempat kos.
Akses menuju kamar kos ada di sisi kiri dan kanan toko vape itu. Dipisahkan pagar putih yang catnya mulai pudar dimakan usia. Di sisi kanannya, menempel keypad digital berwarna hitam, pertanda hanya mereka yang memiliki akses bisa masuk.
Advertisement
Indekos Arya Daru Sepi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294054/original/014761200_1753349377-Screenshot_2025-07-24_153529.jpg)
Lorong itu mengarah ke deretan pintu kamar bercat putih kusam. Posisi kamar ada di sisi kiri. Tetapi hari itu, jendela-jendela kaca dengan bingkai kayu tampak tertutup rapat. Bisa jadi, karena penghuninya tak di tempat. Sementara di depan kamar, terdapat taman kecil, sejajar dengan jalur setapak beton.
Di ujung lorong itu, ada kamar dengan nomor pintu 105. Di tempat itu, Arya Daru Pangayunan (39) 'pergi' dalam kesendirian yang mengerikan. Diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) itu ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban kuning pada Selasa (22/7/2025) lalu.
Liputan6.com, coba mendatangi kembali indekos Arya Daru. Tampak sepi dan lengang. Hanya ada seorang pria mengenakan kaus putih bersih dengan logo buaya kecil di dada kirinya. Kedua lengannya bersilang di dada. Wajahnya tenang.
Advertisement
Penghuni Kos Tak Saling Kenal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294055/original/028046200_1753349377-Screenshot_2025-07-24_153514.jpg)
Namanya Helmi. Sudah tiga tahun lebih ia menghuni kamar kos di Gondangdia Guest House itu. Tetapi, terlalu kenal penghuni lainnya. Termasuk Arya Daru. Maklum saja, katanya, semua sibuk dengan aktivitas sehari-hari. Meski kerap berpapasan, tetapi soal nama, dia tak terlalu hafal.
"Tidak begitu kenal karena kita punya privacy masing-masing. Saya tahu nama enggak terlalu familiar," kata Helmi saat ditemui.
Dia mengatakan, suasana di sekitar kawasan indekos-nya cenderung sunyi. Kondisi itu antar penghuni nyaris tak berinteraksi.
"Dia kamar paling depan, jadi sama kita agak jauh. Hanya tegur sapa biasa, kalau ada saling sapa," ucap dia.
Pertemuan dengan Arya Setahun Lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5279336/original/003178400_1752134582-WhatsApp_Image_2025-07-10_at_2.55.41_PM.jpeg)
Dia ingat terakhir kali melihat korban mungkin setahun lalu. "Dia suka cuci mobil, dan saya hanya menyapa saja," ucap dia.
Helmi mengakui sistem keamanan di rumah indekos memang relatif ketat untuk sekelas guest house. Pintu pagar hanya bisa dibuka dengan kartu akses, begitu juga dengan pintu masing-masing kamar.
"Akses tiap bulan di-renew, kalau dia tidak bayar enggak bisa masuk," ucap dia.
Sementara jika kehilangan kartu akses, penghuni mesti menghubungi langsung pemilik kos bernama Pak Rudi yang tinggal di Bintaro untuk mendapat pengganti.
"Iya (pengamanan ketat) penjaga kos tidak bisa masuk kamar. Saya pernah kehilangan kartu, itupun saya harus menunggu pemilik kost untuk kirim kartu. Jadi kalau hilang saya lapor pemilik minta ganti, bayar biaya ganti Rp100 ribu," ucap dia.
Tak cuma itu, siapa pun yang membawa tamu harus bertanggung jawab sepenuhnya. "Pemilik sangat ketat dia ngontrol," ujar Helmi.
Advertisement
Setelah Jasad Arya Ditemukan Tewas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3148434/original/027530300_1591756566-IMG_20200610_090312.jpg)
Setelah temuan jasad Arya bikin geger, suasana rumah kos tak banyak berubah. Police line yang sempat dipasang di depan kamar korban kini telah dicopot. Sebagian penghuni tetap tinggal, termasuk di antaranya Helmi. Dia mengaku tak merasa takut.
"Enggak kan kita juga bakal meninggal. Hal hal seperti itu biasa lah," ucap dia.
Ia mengaku tak berniat pindah dari tempat yang sudah di tempati bertahun-tahun. Selain akses bepergian yang gampang, menurut dia harganya juga ramah di kantong. Harga sewanya berkisar Rp 3 juta hingga Rp 3,5 juta per bulan, tergantung ukuran kamar. Sistemnya bulanan.
"Enggak akan pindah aman sih di sini," tandas dia.
Hari ini, Kamis (24/7/2025), sudah dua pekan Arya Daru meninggal dunia. Tetapi penyebab kematiannya belum juga terkuak. Polisi mengaku terus mendalami sembari mengumpulkan kepingian cerita hari-hari terakhir Arya. Merangkai jadi satu cerita utuh dan kesimpulan pemicu kematian.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294053/original/097845400_1753349376-Screenshot_2025-07-24_153541.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)