Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, bakal menarik beras yang diproduksi PT. Food Station Tjipinang dari pasaran, jika terbukti mengedarkan beras oplosan.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, usai adanya dugaan terkait pelanggaran mutu dan takaran pengemasan beras oleh sejumlah produsen. Adapun indikasi ini tengah dalam penyelidikan satuan tugas (Satgas) Pangan Polri.
Salah satu perusahaan yang memproduksi beras yang juga ikut dimintai klarifikasi adalah PT Food Station Tjipinang Jaya. Perusahaan ini ialah badan usaha milik daerah (BUMD) Jakarta.
Advertisement
“Kalau terbukti dioplos akan ditarik,” kata Hasudungan dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (16/7/2025).
Hasudungan menjelaskan Dinas KPKP DKI Jakarta selama ini menggunakan beras merek Setra Pulen dan Setra Ramos yang di produksi PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) untuk kegiatan penyediaan dan pendistribusian pangan dengan harga murah bagi masyarakat tertentu. Di Jakarta, kegiatan ini dikenal dengan program ‘Pangan Bersubsidi Beras’ dengan kelas mutu premium.
Menurut Hasudungan, kedua merek itu secara periodik atau sedikitnya 3 kali dalam setahun diambil sampel berasnya di gudang PT. Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda). Setelah itu, Dinas KPKK DKI Jakarta melakukan pengujian di Laboratorium Terakreditasi (Lab Saraswanti dan atau Lab Pusat Promosi dan Sertifikasi Hasil Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian) untuk memastikan kesesuaian mutunya.
“Pada 2025 telah dilakukan pengambilan sampel beras kedua merk tersebut di gudang PT. Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) selama dua kali pada 24 Januari dan 16 Juni 2025 serta mengujikannya ke Laboratorium Saraswanti (SIG) Jakarta Pusat dengan hasil sesuai kelas premium,” jelas Hasudungan.
Diperiksa Polisi
Hasudungan menyebut, terkait indikasi adanya pelanggaran kualitas beras di ritel modern, PT. Food Station Tjipinang Jaya telah memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan. Dia bilang, kemungkinan akan ada pemanggilan berikutnya setelah hasil analisis pemeriksaan terhadap sampel oleh Satgas Pangan selesai dilakukan.
“Terkait proses pemanggilan Bareskrim di poin 4, pada prinsipnya PT. Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengikuti proses yang sedang berjalan secara kooperatif,” ucap dia.
Lebih lanjut, ia menyampaikan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah DKI Jakarta saat ini sedang melakukan pengujian mutu 50 sampel beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Hal itu guna memastikan mutu pangan bersubsidi dan sebagai upaya memberikan jaminan keamanan pangan yang beredar di pasaran kepada masyarakat DKI Jakarta.
“Diimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dalam membeli beras dan diharapkan agar menunggu hasil investigasi dari pihak yang berwajib terkait informasi yang beredar pada saat ini,” kata Hasudungan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4123372/original/069870900_1660466267-220814_JOURNAL_Negara_dengan_Konsumsi_dan_Produksi_Beras_Jadi_Nasi_Terbanyak_di_Dunia_S.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4704369/original/091227400_1704193573-PulauGalang1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332664/original/083950800_1787714967-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-26T102837.135.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133419/original/020557900_1739535792-20250214_160523.jpg)