Misteri Diplomat Kemlu Tewas, Tinggalkan Jejak Sidik Jari di Lakban

Diplomat muda Kemlu, ADP (39), ditemukan tewas di kamar kosnya di Menteng dengan wajah terlilit lakban. Polisi selidiki penyebab kematian.

Diperbarui 28 Juli 2025, 13:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Diplomat Kemlu, ADP, ditemukan tewas di kamar kos dengan wajah terlilit lakban.
  • Polisi tidak temukan tanda kekerasan fisik, namun temukan obat-obatan di kamar korban.
  • Kemlu serahkan penyelidikan ke polisi dan nyatakan duka cita mendalam.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pegawai Kementrian Luar Negeri (Kemlu) insial ADP (39) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi wajah tertutup lakban di kamar indekosnya kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7). Polisi saat ini tengah menyelidik jejak sidik jari pada lakban yang menutupi korban.

"Kami menunggu hasil juga dari labfor Untuk pemeriksaan yang sisa lakbannya dan sidik jarinya segala macam yang tertempel gitu," kata Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi saat dikonfirmasi, Rabu (9/7).

Polisi hingga kini belum mendapatkan kesimpulan apakah ADP merupakan korban pembunuhan, sebab proses penyelidikan hingga kini masih berlangsung. Proses olah TKP juga telah dilakukan penyidik kemarin.

Reza mengatakan di kamar indekos korban dipasang pintu keamanan otomatis. Namun dicongkel oleh tetangga korban setelah mendapat izin dari pemilik kost.

"Memang ada, karena itu sudah sepengetahuan pemilik kos dan istri korban untuk mengetahui korban di dalam itu gimana keadaannya. Makanya meminta izin untuk dibuka paksa," ucapnya.

 

Amankan CCTV

Di lokasi, penyidik juga mengamankan rekaman CCTV sebelum korban meninggal dunia. Rekaman itu saat ini tengah dalam penelitian di labolatorium forensik.

"CCTV sudah ada Sudah kita amankan cuman kan prosesnya tidak langsung seperti ini Karena itu kepotong-potong. Jadi kita harus recording ulang untuk menyatukan posisi selama satu malam itu," terang dia.

Sementara, terkait dengan kondisi kondisi korban, kata Rezah jenazah ADP telah dibawa ke kampung halaman oleh pihak keluarga dari RSCM ke Yogyakarta pagi tadi. Proses autposi juga sudah dinyatakan selesai.

 

Autopsi

Namun demikian, Rezha masih enggan membeberkan hasil daripada autopsi pada jenazah pegawai Kemlu itu.

"Tadi pagi ya sudah mengambil surat keterangan karena kan dari pihak RSCM juga mungkin sudah melakukan pemeriksaan hasil autopsi. Tinggal menunggu hasil sempurnanya dari pemeriksaan-pemeriksaan itu," tutup dia.

Sumber: Rahmat Baihaqi/Merdeka.com

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6