Gibran Guyon soal Dipecat Bareng Effendi Simbolon dari PDIP: Bisa Urut Nomornya

Candaan itu menjadi momen ringan dalam forum yang dihadiri keluarga besar Simbolon. Namun Gibran menegaskan, meski perbedaan politik sempat terjadi, kini saatnya semua pihak bersatu mendukung pemerintahan baru.

Diterbitkan 08 Juli 2025, 08:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gibran bercanda soal pemecatannya dan Effendi dari PDIP.
  • Pemecatan Effendi bukti komitmen dukung Prabowo-Gibran.
  • Gibran ajak semua pihak bersatu dukung pemerintah.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melontarkan candaan saat menyinggung pemecatan dirinya dan politikus senior Effendi Simbolon dari PDI Perjuangan (PDIP). Kedua tokoh ini sebelumnya merupakan kader partai berlambang banteng tersebut, namun kini sama-sama diberhentikan karena dianggap tidak lagi sejalan dengan arah partai.

Dalam sambutannya di Rapat Kerja Nasional Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) di Jakarta, Senin (7/7/2025), Gibran menyebut pemecatan Effendi Simbolon adalah bukti nyata dari komitmen sang politisi mendukung pencalonan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 lalu.

“Ya, karena pengorbanan Pak Ketua ini sungguh besar, sampai dipecat. Ya mau nggak mau harus dukung program dari Pak Presiden,” ujar Gibran sambil tersenyum di hadapan para hadirin.

Setelah menyampaikan pernyataan serius tersebut, Gibran mendadak menyelipkan guyonan soal nomor surat pemecatan dirinya dan Effendi dari PDIP. Ia bahkan tampak heran keduanya bisa dipecat "secara berurutan".

“Suratnya itu Pak Ketua nomor berapa? 26? 24? Saya nomor? Oh bisa berurutan gitu ya,” ujar Gibran yang langsung disambut gelak tawa peserta rakernas.

Candaan itu menjadi momen ringan dalam forum yang dihadiri keluarga besar Simbolon. Namun Gibran menegaskan, meski perbedaan politik sempat terjadi, kini saatnya semua pihak bersatu mendukung pemerintahan baru.

Gibran Ajak Semua Pihak Move On dan Dukung Pemerintah

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menegaskan bahwa tahapan pemilu dan pilpres telah selesai. Kini, menurutnya, saatnya semua elemen bangsa bergandengan tangan demi kemajuan Indonesia.

“Kita harus move on. Pilpres sudah selesai. Jangan sampai ada gesekan di internal keluarga besar Simbolon. Kita sudah melewati proses panjang pemilu, pilpres, dan ke depan ada pilkada. Mari bersatu,” tegas Gibran.

Gibran juga mengajak seluruh keluarga besar marga Simbolon untuk mendukung visi-misi Presiden Prabowo Subianto, guna mewujudkan pembangunan nasional secara inklusif.

“Sekali lagi, kita sama-sama mendukung program-program dan visi-misi dari Pak Presiden,” pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6