HUT BNI ke-79, Komisioner KI Pusat Tekankan Pentingnya Transparansi Layanan Keuangan

Di tengah era digital dan keterbukaan informasi, transparansi menjadi syarat utama bagi lembaga keuangan untuk mempertahankan kepercayaan publik

Diperbarui 06 Juli 2025, 06:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • KI Pusat apresiasi BNI adaptif dan kedepankan tata kelola yang baik.
  • Transparansi penting bagi lembaga keuangan untuk jaga kepercayaan publik.
  • BNI berperan perluas akses informasi dan layanan keuangan global.

Liputan6.com, Jakarta - Komisioner Komisi Informasi Pusat (KI Pusat), Samrotunnajah Ismail, mengapresiasi kiprah Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai lembaga keuangan milik negara yang adaptif terhadap perubahan dan konsisten mengedepankan tata kelola yang baik.

“Sebagai salah satu bank yang lahir setelah Proklamasi, BNI tidak hanya menjadi saksi sejarah perjalanan bangsa, tetapi juga aktor penting dalam membangun kepercayaan publik melalui layanan perbankan yang inklusif dan berintegritas,” ujar Samrotunnajah dalam pernyataan resminya, Sabtu (5/7/2025).

Menurutnya, di tengah era digital dan keterbukaan informasi, transparansi menjadi syarat utama bagi lembaga keuangan untuk mempertahankan kepercayaan publik. Ia menekankan bahwa prinsip Good Corporate Governance perlu terus diperkuat melalui keterbukaan informasi yang menyentuh berbagai aspek, tidak hanya laporan keuangan.

“Transparansi tidak cukup hanya soal laporan kinerja, tapi juga harus mencakup kebijakan internal, proses digitalisasi, perlindungan data, hingga edukasi publik,” tegasnya.

Samrotunnajah juga menilai bahwa keberadaan kantor-kantor cabang BNI di luar negeri merupakan bukti nyata kontribusi BNI dalam memperluas akses informasi dan layanan keuangan secara global.

“BNI telah berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan berbasis teknologi serta menguatkan akuntabilitas informasi di tengah dinamika transformasi global,” tambahnya.

Penguatan Tata Informasi yang Baik

Ia meyakini bahwa penguatan tata kelola informasi publik di sektor keuangan akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi keuangan nasional dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Penguatan transparansi di sektor perbankan akan berdampak langsung pada pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan,” ujarnya.

Samrotunnajah pun menyampaikan harapan agar BNI terus menjadi lembaga yang amanah dan berpihak pada kemajuan bangsa.

“Dirgahayu Bank Negara Indonesia ke-79. Teruslah menjadi lembaga keuangan yang transparan dan berorientasi pada kepentingan publik,” pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    BNI merupakan Bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pertama yang menjadi perusahaan publik.
    BNI