Jaksa Yogyakarta: Pengawalan Hukum Tanggung Jawab Bersama

Rahmat mengingatkan, penegakan hukum tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat luas.

Diperbarui 20 Juni 2025, 16:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Edukasi hukum penting tingkatkan kesadaran dan partisipasi publik.
  • Penegakan hukum butuh keterlibatan semua lapisan masyarakat.
  • Media sosial perkuat kontrol publik pada penegakan hukum.

Liputan6.com, Jakarta - Edukasi hukum kepada masyarakat dinilai penting untuk memperkuat kesadaran hukum dan partisipasi publik dalam menjaga sistem peradilan tetap berada di jalurnya.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sound of Justice yang digelar di pelataran parkir Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (19/6/2025).

Dalam kegiatan yang dipadukan dengan hiburan musik tersebut, Asisten Jaksa Pembinaan Kejaksaan Tinggi Yogyakarta, Rahmat Budiman, menegaskan bahwa penegakan hukum tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat luas.

"Pengawalan hukum menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat," tegas Rahmat di hadapan ratusan peserta yang memadati lokasi acara.

 

Kontrol Publik pada Penegakan Hukum

Rahmat juga menyoroti peran media sosial dalam memperkuat kontrol publik terhadap proses penegakan hukum, terutama di era digital saat ini.

"Dengan adanya media sosial, masyarakat bisa turut memantau persoalan hukum dengan mempostingnya di media sosial," terang Budiman.

Selain talkshow dan hiburan musik dari Wawes dan Porak Poranda, Sound of Justice juga menghadirkan Museum Koruptor Indonesia yang menampilkan profil tujuh koruptor kakap di tanah air, serta diorama perjalanan program restorative justice sebagai pendekatan penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6