Disalahgunakan untuk Mesum, Pramono Tetap Lanjutkan Kebijakan Taman 24 Jam

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku sudah mendengar laporan adanya warga yang menyalahgunakan kebijakan beroperasinya taman 24 jam menjadi tempat berbuat asusila alias mesum. Dia mengaku telah meminta anak buahnya menertibkan pelanggaran tersebut.

Diperbarui 16 Juni 2025, 07:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jakarta Pramono Anung angkat suara terkait kebijakan taman 24 jam yang malah disalahgunakan oleh sebagian warga sebagai tempat untuk bertindak asusila alias mesum. Pramono mengaku, laporan itu sudah didengar dan ditindaklanjuti kepada pihak terkait untuk ditertibkan.

"Bahwa saya mendapatkan masukan, termasuk di salah satu taman ada muda-mudi yang pacaran kemudian terekam di dalam CCTV dan saya sudah mendapatkan laporannya. Tentunya yang seperti ini ditertibkan," kata Pramono di Jakarta, seperti dikutip Senin (16/5/2025).

Walau ada evaluasi, Pramono tetap melanjutkan kebijakan taman 24 jam. Menurut dia, operasional taman harus tetap berjalan, khususnya untuk merayakan hari ulang tahun Jakarta pada pekan depan yang akan digelar di salah satu taman 24 jam.

"Bukan kemudian yang taman yang buka 24 jam terus setop, enggak. Termasuk nanti untuk acara HUT Jakarta saya sudah meminta untuk diadakan di salah satu taman yang dibuka 24 jam. Karena mendapatkan respons publik yang luar biasa," ucap Pramono.

 

Buka Perpustakaan Lebih Malam

Pramono menambahkan, selain taman, dibukanya tempat publik seperti perpustakaan hingga pukul 10 malam bukan hanya dimaksudkan untuk mencegah pelajar terlibat tawuran. Lebih dari itu, dibukanya perpustakaan hingga larut malam diharapkan bisa memberi dampak lebih bagi masyarakat luas.  

"Seperti tempat ini, perpustakaan ketika saya buka jam 10, orang kan mengaitkan ini dengan tawuran, orang berantem, padahal enggak ada hubungannya sama orang tawuran. Ini membuat berbagai tempat di Jakarta nantinya akan menjadi lebih mudah untuk dinikmati masyarakat dan kenyataannya sekarang ini yang datang di tempat ini luar biasa," ucap Pramono.

"Bukan hanya hari ini saja (akhir pekan). Hampir setiap hari seperti ini (perpustakaan menjadi lebih ramai)," imbuhnya memandasi.

 

Satpol PP Pasang Spanduk Larangan Mesum di Taman Langsat

Sebagai informasi, taman 24 jam yang diketahui muncul tindak asusila dari pengunjung berada di Taman Langsat, Jakarta Selatan. Menanggapi hal itu, Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Selatan (Satpol PP Jaksel) bergerak memasang belasan spanduk larangan berbuat asusila di Taman Langsat, Kebayoran Baru sebagai upaya penegakan ketertiban umum.

"Pemasangan spanduk ini sebagai imbauan agar pengunjung taman tidak melakukan kegiatan yang melanggar norma dan mengganggu ketertiban umum," kata Kepala Satpol PPJakarta Selatan Nanto Dwi Subekti di Jakarta, Minggu (15/6/2025), seperti dilansir dari Antara.

Nanto mengatakan pemasangan spanduk ini juga bagian dari sosialisasi penggunaan taman yang telah dibuka 24 jam untuk masyarakat.

Pemasangan spanduk tersebut diharapkan mampu mengedukasi warga masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya menjaga norma dan tata tertib di ruang publik khususnya di taman.

"Sebanyak 15 spanduk imbauan larangan berbuat asusila, seluruhnya ditempatkan di dalam area taman," ucapnya.

    

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6