Liputan6.com, Banyuwangi Siswa lulusan Sekolah Dasar (SD) di Banyuwangi, Jawa Timur, yang memiliki kelebihan menghafal Al-Qur'an bisa bebas memilih Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri sesuai keiginannya. Mereka pun akan mendapatkan nilai lebih dalam Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menyebut, kuota bagi penghafal Al-Qur'an ditetapkan setelah Pemkab Banyuwangi memilah dan penyusun ketentuan SPMB tahun ini. Ia juga mengungkapkan, hal itu untuk memotivasi para siswa belajar Tahfidz.
"Kami berkomitmen memberi ruang bagi siswa-siswa yang berprestasi, termasuk bagi siswa penghafal Al-Qur'an yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP," sebutnya.
Advertisement
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno membeberkan, siswa yang akan mendapatkan "golden ticket" dalam SPMB tahun ini adalah yang menghafal minimal 6 juz. Ia menyebut, apabila hafalannya di bawah itu, mereka tetap mendapat keistimewaan berupa penambahan nilai.
"Tahfidz 1 juz akan mendapat 125 poin atau setara dengan juara 1 lomba tingkat kecamatan perorangan," bebernya.
"Sementara Tahfidz 3 juz akan mendapat poin 250 poin, setara dengan juara 1 lomba tingkat kabupaten perorangan, sedangkan Tahfidz 5 juz mendapat 375 poin, setara dengan juara 1 lomba tingkat provinsi tingkat peorangan," jelas Suratno.
Ia mengatakan bahwa kemampuan menghafal Al-Qur'an siswa wajib dibuktikan dengan surat keterangan atau sertifikat Tahfidz yang dikeluarkan oleh pihak kompeten seperti yayasan, pondok pesantren, madrasah, atau sekolah tempat belajar.
"Siswa juga harus telah menyelesaikan diniyah tingkat Ula yang dibuktikan dengan sertifikat Ula dengan mencantumkan nomor perizinan penyelenggaraan diniyah dari Kementerian Agama," kata Suratno.
Kebijakan Lokal Banyuwangi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221056/original/052815800_1747299559-1000162757.jpg)
Suratno menjelaskan bahwa penilaian khusus SPMB bagi siswa penghafal Al-Qur'an merupakan kebijakan lokal Banyuwangi. Ia menyebut, aturan serupa tidak tercantum dalam petunjuk teknis yang dikeluarkan kementerian terkait.
"Kami tekankan sistem SPMB dalam rangka SPMB telah disusun seusai dengan aturan-aturan yang ditetapkan agar berjalan, teratur, lancar, dan mudah. Prinsipnya harus akuntabel, transparan, berintegritas, dan berekadailan," jelasnya.
Di sisi lain, Suratno mengungkapkan, perubahan sistem zonasi yang berlaku mulai tahun ajaran ini tak bermasalah bagi Banyuwangi. Menurutnya, Banyuwangi sudah menerapkan domisili sebagai sistem penerimaan siswa baru.
"Walaupun sistem berubah, untuk Banyuwangi tidak menjadi masalah. Sebab Banyuwangi selama ini sudah menggunakan sistem zonasi yang tidak full zona, tapi sudah menggunakan domisili," ungkapnya.
Sebagai informasi, SPMB tahun ajaran 2025/2026 terdapat empat jalur penerimaan. Pertama,jalur afirmasi untuk keluarga kurang mampu dan disabilitas dengan kuota 20 persen.
Kedua, jalur mutasi untuk siswa yang mengikuti pindah tugas orang tua dengan kuota 5 persen. Pelaksanaan SPMB jalur afirmasi dan mutasi akan digelar 19-20 Mei dan akan diumumkan pada 21 Mei.
Ketiga, jalur prestasi dengan kuota 35 persen. Kuota tersebut terbagi atas prestasi rata-rata raport 15 persen, prestasi akademik 10 persen, dan prestasi nonakademik 10 persen.
Terakhir jalur domisili untuk siswa yang rumahnya dekat sekolah dengan kuota 40 persen. Pelaksanaanya 2-3 Juni dan bakal diumukmkan pada 4 Juni.
Â
(*)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221055/original/008101900_1747299559-1000282741.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715593/original/075898700_1782811095-LIP6_1__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8533424/original/058582800_1782467195-Dinas_Perhubungan_Banyuwangi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8533024/original/078857800_1782466706-LIP6_2__2_.jpg)