Masuk Musim Kemarau, Pemkot Tangerang Akhiri Status Siaga Bencana Hidrometeorologi

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi mengakhiri status Siaga Bencana Hidrometeorologi, yang sebelumnya sudah diberlakukan sejak 11 Desember 2024.

Diterbitkan 15 Mei 2025, 14:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi mengakhiri status Siaga Bencana Hidrometeorologi, yang sebelumnya sudah diberlakukan sejak 11 Desember 2024. Keputusan ini diambil menyusul menurunnya intensitas curah hujan dan kondisi cuaca yang mulai membaik di wilayah Kota Tangerang.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar menjelaskan, keputusan tersebut berdasarkan hasil evaluasi bersama antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas PUPR dan BMKG.

"Berdasarkan informasi peringatan dini cuaca dan iklim dasarian II Provinsi Banten yang disampaikan oleh BMKG, tidak terdapat potensi atau peringatan curah hujan tinggi di wilayah Kota Tangerang. Sehingga untuk Status Siaga Bencana Hidrometeorologi tidak diperpanjang," katanya.

Menururnya, semuanya menunjukkan tren cuaca relatif stabil dan rendahnya potensi bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, longsor dan angin kencang dalam beberapa pekan terakhir.

“Status siaga kami tidak perpanjang karena kondisi sudah jauh lebih aman. Namun, kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” katanya.

 

Langkah Antisipasi

Dia pun menjelaskan, selama masa Status Siaga diberlakukan, Pemkot Tangerang telah melakukan berbagai langkah antisipasi. Mulai dari pembersihan saluran air, penyiapan posko siaga, hingga penguatan koordinasi lintas OPD dan masyarakat.

Berkat sinergi ini, dampak bencana dapat diminimalkan dan layanan bantuan dapat diberikan secara cepat. Pemkot Tangerang dipastikan akan tetap menyiagakan personel dan peralatan untuk merespons cepat apabila terjadi kondisi darurat.

“Walaupun status siaga tidak diperpanjang, kami tetap stand by. Kami juga terus memantau kondisi cuaca melalui koordinasi rutin dengan BMKG,” jelasnya.

Pemkot Tangerang mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta melaporkan potensi gangguan lingkungan melalui kanal layanan pengaduan resmi Pemkot Tangerang.

Pemkot Tangerang Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menetapkan Darurat Siaga Bencana Hidrometeorologi, selama beberapa Waktu ke depan. Hal ini lantaran Kota Tangerang rawan bencana selama musim hujan, seperti banjir dan pohon tumbang.

Penetapan status tersebut dilakukan setelah melakukan rapat koordinasi lintas sektoral bersama seluruh pemangku kebijakan di Kota Tangerang. Hal ini dilakukan sebagai salah satu langkah mitigasi dini menyambut siklus lima tahunan puncak musim penghujan yang diprediksi akan terjadi di Kota Tangerang dan sekitarnya.

“Kami baru saja menetapkan status darurat, jadi setelah persiapan secara matang akan langsung dilakukan, terutama menyiapkan fasilitas penunjang yang dibutuhkan bila terjadi bencana banjir," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Herman Suwarman, Kamis (12/12/2024).

Seperti pemetaan kawasan, dapur umum, posko pengungsian, cadangan makanan, sampai alat-alat pengendali banjir, semuanya disiapkan dari sekarang.

Pemetaan Daerah Rawan Banjir

Pemkot Tangerang juga akan melakukan persiapan lebih lanjut melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk merealisasikan langkah-langkah mitigasi di lapangan.

Seperti melakukan monitoring kondisi cuaca secara intensif, pemetaan daerah rawan banjir, monitoring kondisi infrastruktur sistem pengendali banjir, sekaligus mulai membuat posko bencana terintegrasi yang tersebar di semua penjuru wilayah di Kota Tangerang.

“Kami juga akan mengarahkan semua OPD untuk mulai memprioritaskan siaga bencana banjir ini, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar mitigasi bencana banjir ini berjalan efektif,” ujar pria yang juga menjabat Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6