Aliran Sungai Terganggu, Wakil Wali Kota Pilar Terobos Timbunan Sampah di Kali Angke

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan merespons cepat informasi warga terkait masalah Kali Angke yang terputus akibat sumbatan sampah.

Diperbarui 14 Mei 2025, 21:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Tangerang Selatan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan merespons cepat informasi warga terkait masalah Kali Angke yang terputus akibat sumbatan sampah.

Tanpa ragu, Pilar menerobos tumpukan sampah yang membuat aliran sungai tidak mengalir di perbatasan Perumahan Nusa Loka, Kecamatan Serpong.

"Saya mendapat informasi dari warga, ada penyumbatan di Kali Angke oleh tumpukkan sampah. Ini penyumbatannya cukup parah," kata Pilar saat meninjau lokasi Kali Angke, Rabu, 14 Mei 2025.

Pilar menyatakan penyumbatan Kali Angke harus segera diatasi. Sebab bisa berdampak banjir ke sejumlah daerah. Apalagi sampah banyak bambu dan kayu.

"Bisa semakin menyumbat saat hujan turun," ujar Pilar.

Melihat tumpukan sampah yang menggunung, Pilar langsung turun ke sungai, menerobos tumpukan sampah. Ia melihat berbagai potensi penyelesaian masalah. Termasuk masuk ke area hutan yang dimungkinkan alat berat masuk.

Pilar mengatakan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel akan melakukan perapihan untuk membuat aliran air kembali lancar. Jika memungkinkan, akan diturunkan alat berat excavator atau amphibi.

"Intinya harus segera kita tangani. Ke depan, kita perlu memasang turap bronjong supaya tidak terjadi longsor," ujarnya.

Warga Apresiasi Respon Cepat Pemkot

Pemkot Tangsel langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane yang berwenang terkait Kali Angke.

"Kami mengimbau warga tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai. Masih banyak ditemukan sampah plastik, kain, bahkan perabot rumah tangga. Ini bisa menyebabkan banjir dan masalah lingkungan," imbaunya. 

Sementara itu, Ketua RW Nusa Loka, Wisnu Handoko mengatakan sampah telah menumpuk membentuk pulau kecil. Bahkan warga bisa berdiri di atasnya. Ia pun mengapresiasi Pemkot Tangsel yang merespons cepat informasi warga.

"Saya pribadi tidak menyangka bisa secepat itu. Semoga cepat teratasi," ujarnya.

 

(*)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6