Gereja Katedral Jakarta Pastikan Kesiapan Misa Jumat Agung dan Paskah 2025

Usai Jumat Agung, Gereja Katedral Jakarta menyelenggarakan Vigili Paskah atau Malam Paskah pada Sabtu, 19 April 2025.

Diterbitkan 17 April 2025, 18:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gereja Katedral Jakarta menyatakan setiap persiapan telah dilakukan untuk memfasilitasi jemaah kristiani melakukan ibadah Jumat Agung dan Paskah 2025.

Kepala Humas Katedral, Susyana Suwadie menyampaikan, tema Paskah 2025 adalah "Kepedulian Lebih pada yang Lemah dan Miskin". Penyelenggaraan Jumat Agung dan Paskah masuk dalam rangkaian Pekan Suci.

"Ibadat Jumat Agung dilakukan untuk merenungkan dan memperingati misteri sengsara dan wafat Yesus disalib demi menebus dosa umat manusia. Dilakukan penghormatan salib bagi umat yang hadir. Penghormatan dilakukan dari tempat duduk masing-masing ke arah petugas yang akan mengangkat Salib di bagian depan dan di titik penerimaan komuni," tutur Susyana saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (17/4/2025).

Usai Jumat Agung, Gereja Katedral Jakarta menyelenggarakan Vigili Paskah atau Malam Paskah pada Sabtu, 19 April 2025. Pada pagi hari yang disebut Sabtu Suci, jemaah merenungkan penderitaan wafat dan masuknya Tuhan ke dunia orang mati dan menantikan kebangkitan dengan puasa dan doa.

"Pada sore harinya dilakukan Misa Malam Paskah yang dikenal dengan Vigili Paskah. Vigili dari bahasa latin yang artinya berjaga-jaga atau bersiap-siap. Artinya berjaga bersama Yesus Kristus yang beralih dari kematian menuju kebangkitan," jelas dia.

Dalam momen tersebut, akan ada upacara Cahaya dan Exsultet, Liturgi Sabda atau sembilan bacaan lengkap, Liturgi baptis denganpembaharuan janji baptis, dan Liturgi Ekaristi, yang dilakukan lewat penyalaan lilin Paskah dengan penyalaan api baru.

"Minggu Paskah, 20 April 2025. Misa Minggu Paskah merayakan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus yang memperoleh kemenangan melawan maut," ungkapnya.

Gereja Katedral Jakarta Siapkan 4.517 Kursi

Gereja Katedral Jakarta menyiapkan 4.517 kursi pada setiap misa. Jumlah itu terdiri dari 667 kursi di dalam gedung Gereja Katedral, ditambah 500 kursi di Plaza Maria dan Gua Maria, 2.500 kursi di area tenda dan 850 kursi di Grha Pemuda di lantai 1 dan 4.

"Registrasi umat diperlukan untuk area dalam gereja, Grha Pemuda lantai 1 dan lantai 4, dikarenakan keterbatasan tempat, terutama bagi para lansia dan umat berkebutuhan khusus," kata Susyana.

Adapun kuota umat paroki dan luar paroki akan diakomodir dengan jumlah tertentu untuk di dalam gereja maupun Grha Pemuda. Bagi Lansia dan umat berkebutuhan khusus, registrasi dibuka pada 6 April 2025, sementara bagi umat Paroki Katedral registrasi dibuka pada 10 April 2025 pukul 07.00 WIB dengan menggunakan Nomor KK BIDUK.

"Bagi umat luar paroki atau umum dibuka pada tanggal 12 April 2025 pukul 07.00 WIB melalui link yang tersedia, tanpa Nomor KK BIDUK. Umat go show atau yang tidak mendaftar di hari H tetap dapat mengikuti misa di tenda yang telah disediakan atau di Plaza Maria," ujarnya.

"Untuk misa keluarga pukul 11.00 dan Misa sore Paskah pukul 15.00 dan pukul 18.00 tidak perlu melakukan registrasi untuk di dalam gereja dan Grha Pemuda lantai 1 dan 4," Susyana menandaskan.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6