1.300 Personel Satpol PP Dikerahkan untuk Jaga Ketertiban Selama Lebaran di Jakarta

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menyiapkan sekitar 1.300 personel untuk menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025.

Diterbitkan 25 Maret 2025, 17:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta menyiapkan sekitar 1.300 personel untuk menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025.

“Personel seluruhnya kita bagi, jadi untuk setiap harinya yang berpiket itu sekitar 1.300 personel," ujar Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, saat ditemui di Jakarta, Selasa (25/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa total personel Satpol PP DKI Jakarta mencapai 5.300 orang. "Jadi kita bagi hari ini, satu hari itu 1.300 personel yang kita 'stand by' kan,” tambahnya.

Selain berkoordinasi dengan TNI dan Polri, Satpol PP DKI Jakarta juga melakukan monitoring ke pemukiman-pemukiman dan tempat-tempat hiburan yang banyak dikunjungi masyarakat.

“Nah itu di lokasi wisata juga kita lakukan monitoring dan sekaligus pengamanan juga. Dan kita juga koordinasi dengan pengelola dari tempat-tempat wisata di DKI Jakarta,” kata Satriadi, dikutip dari Antara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo juga telah berpesan agar pengamanan di Jakarta tetap terjaga saat Lebaran.

“Pokoknya penjagaan kepada masyarakat di Jakarta tidak boleh kendor, tidak boleh berkurang walaupun masyarakat yang pulang kampung cukup besar,” kata Pramono.

Pramono Akan Sholat Idul Fitri dan Gelar Open House di Balai Kota Jakarta

Gubernur Jakarta Pramono Anung akan melaksanakan Sholat Idul Fitri di Masjid Fatahillah, Balai Kota, Jakarta. Selanjutnya dia akan menggelar open house saat momentum hari raya Lebaran 1446 Hijriah.

Menurut dia, open house akan mengikuti jadwal dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta.

"Memang saya akan ada open house, kalau Bapak Presiden juga menyelenggarakan open house," kata Pramono di Kompleks Balai Kota, Selasa (25/3/2025).

Pramono mengaku jadwal open house di Balai Kota Jakarta sengaja dibuat selaras agar tidak ada bentrok waktu dengan Istana Kepresidenan. Menurut dia, kalau Istana menggelar pukul 10.00 WIB maka Balai Kota akan mengikuti setelahnya, sekira pukul 13.00 WIB.

"Karena ini apapun yang namanya pemerintah Jakarta dengan pemerintah pusat itu sami'na wa atho'na, kalau memang pemerintah pusat open house, kami akan open house dan waktunya pada hari pertama lebaran, kalau Istana jam 10 tentunya kami setelah itu di jam 1," jelas Pramono.

Open House Ketua DPRD Jakarta

Senada dengan itu, Ketua DPRD Jakarta Khoirudin mengatakan pihaknya juga akan menyelenggarakan open house. Dia menyatakan, open house adalah salah satu cara bersilaturahmi antara warga dengan para wakilnya yang duduk di legislatif.

"Open house menjadi sarana silaturahmi, tentunya kami membuka diri," tutur Khoirudin.

Khoirudin memastikan, DPRD Jakarta akan menyiapkan tema betawi untuk menu makanan saat open house. Satu sajian yang pasti ada nantinya adalah kerak telor.

"Masakan khas betawi menjadi menu utama, kemudian kerak telor, nasi uduk, dan soto betawi," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6