Sukses

Gibran Ungkap Pemkot Surakarta dan India Kolaborasi di Sektor Teknologi

Pemerintah Kota Surakarta menggandeng India sebagai mitra kerja sama ke depan. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan, pihaknya fokus bekerja sama dengan India di sektor teknologi.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Surakarta menggandeng India sebagai mitra kerja sama ke depan. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan, pihaknya fokus bekerja sama dengan India di sektor teknologi.

"Proposal Dubes India sudah saya bawa, ada AI atau kecerdasan buatan," kata Gibran Rakabuming Raka dilansir dari Antara, Senin (24/6/2024).

Meski demikian, ia belum ingin menjelaskan lebih detail terkait kemungkinan kerja sama dengan India di bidang tekonolgi.

"Beberapa kerja sama kami jajaki, detailnya nanti saja ya," katanya.

Ia mengaku, sudah mengirimkan tim ke India untuk mulai menjajaki kerja sama tersebut.

"Pak Prabowo juga sudah ber-statement. Ada beberapa tim kami yang sudah dikirim ke sana juga," katanya.

Sebelumnya, Gibran bersama Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menghadiri peringatan 75 tahun hubungan diplomasi Indonesia dan India di Halaman Balai Kota Surakarta, Sabtu 22 Juni 2024 malam.

"Acara ini sangat penting bagi kami karena kami merayakan 75 tahun diplomatik antara India dan Indonesia," kata Sandeep.

Ia mengatakan, India merupakan negara yang paling awal mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia pada 2 September 1946.

Terkait peringatan tersebut, ia sengaja memilih Kota Solo sebagai tempat berlangsungnya acara peringatan hubungan Indonesia-India.

"Beberapa bulan lalu saya bertemu Pak Gibran untuk minta izin menyelenggarakan acara ini dan disetujui. Kami memilih Kota Solo karena Pak Gibran," ucap Sandeep.

Sebagai rangkaian acara juga diselenggarakan 10th International Day of Yoga pada Minggu pagi di Komplek Keraton Surakarta Hadiningrat.

"Yoga untuk kesehatan kita untuk kesehatan komunitas kita. Mari kita merayakan yoga untuk masa depan kita," katanya.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Rapat Bareng Menpora, Gibran: Solo Siap Jadi Tuan Rumah Peparnas 2024

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menggelar rapat tertutup untuk membahas persiapan Solo menjadi tuan rumah penyelenggara Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2024. Solo ditunjuk menjadi tuan rumah setelah Sumatera Utara dan Aceh batal menjadi tuan rumah lantaran tidak siap. 

Menpora, Dito Ariotedjo mengatakan rapat yang dipimpin Wali Kota Solo itu untuk membahas rencana penyelenggaraan Peparnas 2024 yang digelar di Solo dan daerah sekitarnya. Penunjukan Solo menjadi tuan rumah juga mendadak karena Sumatera Utara dan Aceh yang awalnya telah ditetapkan menjadi tuan ruma tiba-tiba mengajukan perhomonan untuk mundur jadi tuan rumah pesta olahraga nasional untuk atlet disabilitas.

“Hari ini kami melakukan rapat perdana untuk mempersiapkan yang di mana waktunya kurang dari lima bulan. Jadi insyaallah dari pihak Pemkot Surakarta (Solo) dan was wali kota yang langsung memimpin dan bersama dengan Kemenpora, Insya Allah kita akan melakukan koordinasi dengan intens untuk menyiapkan kesuksesan penyelenggaraan Peparnas 2024,” Ujar Dito usai rapat di Balai Kota Solo, Jumat (21/6/2024).

Solo ditunjuk lantaran telah dua kali kali berhasil menyelenggarakan kegiatan pesta olahraga untuk atlet disabilitas tingkat kawasan Asia Tenggara, ASEAN Para Games pada tahun 2028 dan 2022 lalu. Oleh sebab itu, Menpora yakin bahwa Solo akan sukses menjadi tuan rumah Peparnas 2024 nanti, meskipun persiapan waktu penyelenggaraan even tersebut cukup mepet.

“Saya juga terima kasih kepada mas wali yang alhamdulilah sejak kita lihat 2022 yang menjadi tuan rumah ASEAN Para Games, persiapan venue, baik dari tempat pertandingan, akomodasi hotel ini sudah siap dan ini  bisa menyelamatkan dari Peparnas 2024. Semoga ini menjadi even nasional olahraga yang paling dinanti yang ke depan ini makin maju,” kata Menpora Dito Ariotedjo.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.