Sukses

'SBY Tak Akan Jadi Ketum, Karena Bakal Jadi Sekjen PBB'

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok menilai, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak akan menerima posisi Ketua Umum Partai Demokrat seperti apa yang selama ini diwacanakan dalam arena Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sanur Bali.

Ini lantaran, menurut Mubarok, jika SBY menjadi Ketua Umum Partai Demokrat maka risiko pencitraan akan berdampak besar sekali dalam perpolitikan Indonesia. Apalagi pada nantinya SBY juga akan didorong untuk menjadi Sekjen Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) periode berikutnya.

"Feeling saya Pak SBY tidak akan menerima posisi ketum, karena risiko pencitraan itu pasti berat sekali. Tetapi ya boleh-boleh saja. Beliau itu orang besar calon Sekjen PBB. Nah kalo dia ketua umum partai maka akan menjadi sandungan," Kata Mubarok saat ditemui di lokasi KLB Partai Demokrat di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Sabtu (30/3/2013).

Mubarok menjelaskan, saat ini Presiden SBY sudah mengantongi nama-nama pemimpin partai Demokrat yang akan maju nantinya, baik Ketua Umum maupun Ketua Harian. apabila SBY terpaksa menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Mubarok juga menjelaskan nama-nama tersebut masih tetap dirahasiakan hingga akan dibuka pada waktunya.

"Dan dia akan sangat potensial akan jadi sekjen PBB. Soal nama-nama ketua umum atau ketua harian kita sudah sepakat untuk tidak membocorkan. Siapa pun dia nantinya akan terlihat pada waktunya," imbuh Mubarok. (Riz)