Pelukan Terlalu Erat, Wanita China Alami Patah 5 Tulang Rusuk

Bagaimana pelukan bisa menyebabkan patah tulang rusuk?

Diterbitkan 23 Oktober 2026, 18:35 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Beijing - Seorang wanita di Jiangsu, China, mengalami lima tulang rusuk patah dan satu tulang rusuk retak setelah dipeluk oleh suaminya. Menurut media China Jingshi Live, suami wanita tersebut yang bernama belakang Wang memeluknya setelah sang istri mengeluh merasa kedinginan.

Dikutip dari Mothership, Jumat (23/10/2026), saat memeluknya, ia kemudian mendengar suara retakan, dan sang istri dengan cepat meringkuk ke bawah karena kesakitan dan tidak dapat bangun. Wang berkata ia menggunakan kekuatan yang wajar dan tidak menyangka pelukan tersebut bisa menyebabkan cedera yang sangat parah.

Dalam wawancara dengan Hubei Jingshi Live pada 19 Oktober, Wang mengungkapkan sang istri menahan sakitnya sepanjang malam sebelum pergi ke rumah sakit keesokan paginya. Hasil CT scan dada menunjukkan bahwa lima tulang rusuknya patah, sementara satu tulang rusuk lainnya mengalami retak halus.

Dokter memutuskan bahwa operasi tidak perlu tindakan operasi dan meresepkan obat-obatan, plester obat, dan istirahat.

Kini, wanita tersebut telah dipulangkan dan sedang menjalani masa pemulihan di rumah. Ia diharuskan kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan setiap lima hari sekali.

Sang suami berkata bahwa para dokter menyimpulkan cedera yang istrinya alami terutama disebabkan oleh osteoporosis, kondisi yang melemahkan tulang dan membuatnya lebih rentan terhadap patah tulang.

Ia mengungkapkan berat badan istrinya berkisar 45 dan 50 kilogram, dan sang istri memiliki kebiasaan diet, termasuk tidak makan malam. Ia juga minum setidaknya satu gelas kopi setiap hari.

Menurut Wang, istrinya bekerja di toko milik keluarga, yang jaraknya hanya dua hingga tiga menit berkendara dari rumah mereka. Ia biasanya menutupi tubuhnya ketika keluar rumah dan hampir tidak pernah berjemur di bawah sinar matahari.

 

Pentingnya Sinar Matahari untuk Tulang

Sinar matahari adalah salah satu pemicu pertama dalam pembentukan vitamin D, yang membantu menyerap kalsium dan menjaga kepadatan tulang.

Setelah kejadian tersebut, Wang berkata istrinya sedang fokus pada pemulihan dan sudah mulai berusaha untuk lebih sering terpapar matahari dan meningkatkan asupan kalsiumnya.

Wakil kepala dokter spesialis ortopedi di Rumah Sakit Umum Jantung Asia Wuhan Yan Yanxiang mengatakan kepada Jingshi Live bahwa sangat jarang terjadi pemuda mengalami patah tulang rusuk akibat tekanan saat dipeluk.

Osteoporosis kemungkinan besar menjadi salah satu faktor penyebab pada kasus wanita tersebut, tambahnya. Yan menjelaskan kondisi ini berkaitan erat dengan gaya hidup dan kebiasaan makan.

Ia mencatat bahwa wanita tersebut jarang berjemur dan minum kopi setiap hari, serta menambahkan bahwa kafein bisa memicu hilangnya kalsium.

Dokter tersebut juga mengungkapkan konsumsi teh pekat secara berlebihan (berbarengan dengan kebiasaan gaya hidup merugikan lainnya) dan penggunaan obat-obatan steroid bisa mempercepat hilangnya kalsium dari tulang. Namun, laporan tersebut tidak membuktikan bahwa konsumsi kopi harian wanita tersebut secara langsung menyebabkan osteoporosis yang ia derita.

Yan menambahkan bahwa patah tulang rusuk umumnya tidak memerlukan operasi jika tidak ada komplikasi yang melibatkan paru-paru atau pleura (selaput yang mengelilingi paru-paru), seperti kesulitan bernapas atau paru-paru kolaps.

Untuk menjaga kesehatan tulang, ia merekomendasikan asupan kalsium dan vitamin D yang cukup, paparan sinar matahari yang tepat serta latihan ketahanan.

Â