Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra Harun Al Rasid pindah ke Partai Hanura. Perpindahan itu diduga lantaran ingin maju sebagai calon gubernur (cagub) dalam pemilihan kepala daerah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin mengatakan, Harun memang pindah ke Hanura karena ingin maju sebagai cagub NTB. "Selama ini kita tutup-tutupi. Tapi karena desakan wartawan, terpaksa kita cairkan," kata Saleh di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/2/2013).
Saleh menjelaskan, kepindahan Harun disampaikan belum lama ini, dan perpindahannya atas kesadaran sendiri. "Pindahnya kira-kira dua minggu lalulah. Alasannya sih kesadaran sendiri, atau mungkin juga karena melihat magnet Hanura yang cukup kuat," ungkap Harun.
Ditanya apakah Harun sudah mundur sebagai anggota DPR, Saleh malah balik meminta agar hal ini dipastikan langsung pada yang bersangkutan. Adapun di pihak Gerindra memang tengah disiapkan proses Pergantian Antar-Waktu (PAW) terhadap anggota fraksi yang tidak aktif. "Kalau enggak salah harusnya diganti. Tapi silahkan konfirmasi langsung ke yang bersangkutan," kilah Saleh.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membenarkan Harun Al Rasyid telah keluar dari Partai Gerindra. Harun juga sudah mundur dari keanggotaannya di DPR. Hanya saja Fadli tak mengetahui persis apakah keluarnya Harun dari Gerindra dan DPR hanya untuk mengejar kursi Gubernur NTB atau ada alasan lain.
"Yang saya tahu hanya dia sudah mundur dari DPR setelah melalui sidang majelis etik 2 bulan lalu," tutup Fadli. (Sah)
Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin mengatakan, Harun memang pindah ke Hanura karena ingin maju sebagai cagub NTB. "Selama ini kita tutup-tutupi. Tapi karena desakan wartawan, terpaksa kita cairkan," kata Saleh di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/2/2013).
Saleh menjelaskan, kepindahan Harun disampaikan belum lama ini, dan perpindahannya atas kesadaran sendiri. "Pindahnya kira-kira dua minggu lalulah. Alasannya sih kesadaran sendiri, atau mungkin juga karena melihat magnet Hanura yang cukup kuat," ungkap Harun.
Ditanya apakah Harun sudah mundur sebagai anggota DPR, Saleh malah balik meminta agar hal ini dipastikan langsung pada yang bersangkutan. Adapun di pihak Gerindra memang tengah disiapkan proses Pergantian Antar-Waktu (PAW) terhadap anggota fraksi yang tidak aktif. "Kalau enggak salah harusnya diganti. Tapi silahkan konfirmasi langsung ke yang bersangkutan," kilah Saleh.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membenarkan Harun Al Rasyid telah keluar dari Partai Gerindra. Harun juga sudah mundur dari keanggotaannya di DPR. Hanya saja Fadli tak mengetahui persis apakah keluarnya Harun dari Gerindra dan DPR hanya untuk mengejar kursi Gubernur NTB atau ada alasan lain.
"Yang saya tahu hanya dia sudah mundur dari DPR setelah melalui sidang majelis etik 2 bulan lalu," tutup Fadli. (Sah)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/83798/original/hanura121023a.jpg)