Liputan6.com, Padang: Kisruh pemilihan walikota dan wakil walikota Padang, Sumatra Barat, periode 2003-2008 masih berlanjut. Wakil Walikota Padang terpilih Chairul Indra, baru-baru ini, datang ke Markas Kepolisian Kota Besar Padang buat membuktikan keaslian ijazahnya. Di Mapoltabes Padang, Chairul membantah memalsukan Surat Tanda Tamat Belajar sekolah lanjutan tingkat atas-nya. Dia mengaku memang pernah tak lulus SLTA ketika di SMA Negeri 1 Padang. Tapi, kemudian Chairul mengikuti ujian persamaan di SMA Negeri 22 Jakarta dan dinyatakan lulus. Menurut Chairul, ijazah itu ditandatangani Kepala Sekolah SMA Negeri 22 Jakarta Ramusa, 9 Desember 1972. Sementara itu, direncanakan siang nanti DPRD Padang kembali menggelar sidang paripurna untuk membahas pembatalan hasil pemilihan walikota dan wakil walikota [baca: Jasrial-Chairul Gagal Memerintah Kota Padang]. Sidang dilakukan atas desakan delapan dari 10 fraksi yang ada di DPRD setempat. Dua dari delapan fraksi itu adalah Fraksi Partai Amanat Nasional dan F-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.(ICH/Denni Risman)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339925/original/070710100_1788435101-HOAX__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9262464/original/038832300_1783158897-1001427620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334946/original/033690300_1787906817-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/389926/original/310303aDPRD_Padang.jpg)