Sukses

4 Jenazah Korban Gempa Cianjur Ditemukan, Total Jiwa yang Terenggut Jadi 237 Orang

Liputan6.com, Jakarta Empat jenazah korban gempa Cianjur ditemukan, Selasa (29/11/2022). Saat ini, sebanyak lima warga Cianjur, Jawa Barat, masih dinyatakan hilang.

"Hasil pencarian hingga pukul 17.00 WIB ada penambahan 4 jiwa yang ditemukan," kata Dandim 0608/Kabupaten Cianjur Letkol Arm Hariyanto saat konferensi pers soal korban gempa Cianjur, Selasa (29/11/2022).

Dengan demikian, sampai dengan Selasa sore, total korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo 5,6 di Cianjur bertambah menjadi 327 orang.

Tim SAR gabungan masih akan terus melakukan pencarian sisa korban hilang di Kampung Cicadas dan Kampung Cugenang, Desa Cijedil.

"Jadi korban hilang tersisa 5 orang. Ini berdasarkan laporan dari pihak keluarga," ujar Hariyanto.

Peristiwa gempa Cianjur pada 21 November 2022 menyebabkan korban luka berat sebanyak 595 orang, 68 di antaranya masih dirawat di rumah sakit.

Sementara jumlah pengungsi sebanyak 108.720 orang, kemudian kerugian materil rumah rusak sebanyak 83.747 unit.

"Kemudian 35.976 unit rumah rusak ringan, kemudian rumah yang rusak sedang berjumlah 17.599 unit, rumah yang rusak berat 34.447 unit," beber Hariyanto.

Wilayah yang terdampak gempa bertambah menjadi 16 titik kecamatan atau 169 Desa.

"Data tersebut masih akan terus diperbarui selama masa tanggap darurat," pungkas Haryanto.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Operasi Pencarian Korban Diperpanjang

Badan SAR Nasional (Basarnas) memperpanjang operasi pencarian korban gempa Cianjur, Jawa Barat selama tiga hari atau dari tanggal 28 hingga 30 November 2022. Koordinator Misi Pencarian Basarnas, Jumaril melalui keterangan tertulis di Cianjur, Jawa Barat, menuturkan pencarian dipusatkan pada tiga lokasi.

"Hari ini tim masih melaksanakan pencarian terhadap 11 korban dengan tiga worksite (lokasi kerja) seperti hari sebelumnya," kata Jumaril seperti dilansir dari Antara, Senin (28/11/2022).

Jumaril menjelaskan lokasi pertama di Warung Sate Sinta melibatkan 176 personel, lima regu anjing pelacak, dan empat personel pendeteksi kehidupan  (life detector). Kemudian lokasi kedua di Desa Cijedil RT03/RW01 Kecamatan Cugenang dengan 134 personel, empat tim anjing pelacak, dan empat personel life detector.

Lokasi ketiga di Kampung Cicadas Desa Cijedil Kecamatan Cugenang dengan 62 personel, dua tim anjing pelacak, dan empat personel life detector. Selain kegiatan pencarian dan pertolongan, tim Basarnas menyalurkan bantuan logistik berupa terpal, paket kebutuhan keluarga termasuk kebutuhan balita, beras, dan air mineral.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS