Sukses

6 Fakta Helikopter Polri Jatuh di Bangka Belitung Sebelum Awalnya Hilang Kontak

Liputan6.com, Jakarta Helikopter milik Polri dilaporkan hilang kontak di Kepulauan Bangka Belitung, Minggu, 27 November kemarin. Halikopter ini jatuh di Perairan Manggar. Ada 4 kru di helikopter dengan nomor Polri P-1103 tersebut. 

Satu dari empat kru helikopter tersebut ditemukan dalam keadaan tewas. Dia adalah Bripda Khoirul Anam. 

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, sebelum dilaporkan hilang kontak, helikopter Polri tersebut tengah menuju Jakarta setelah dipinjamkan kepada Polda Kalimantan Tengah.

"Helikopter BKO Mabes di Polda Kalteng akan menuju Jakarta," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Minggu, 27 November 2022.

Lantas, hal apa yang memicu hingga helikopter dengan nomor Polri P-1103 tersebut jatuh diperairan Manggar, Bangka Belitung?

Polisi menduga, helikopter jatuh tersebut dikarenakan kondisi cuaca buruk di sekitar perairan Manggar. 

"Dengan temuan itu kita simpulkan sementara helikopter jatuh karena cuaca di Perairan Manggar Belitung," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Berikut sederet fakta jatuhnya helikopter Polri di Perairan Manggar, sebelum awalnya dilaporkan hilang kontak di Perairan Kepulauan Bangka Belitung: 

**Liputan6.com bersama BAZNAS bekerja sama membangun solidaritas dengan mengajak masyarakat Indonesia bersedekah untuk korban gempa Cianjur melalui transfer ke rekening:

1. BSI 900.0055.740 atas nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)2. BCA 686.073.7777 atas nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 7 halaman

1. Kronologi

Helikopter Polri P-1103 hilang kontak atau lost contact saat mengudara di perairan Kepulauan Bangka Belitung. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan kronologi hilangnya kontak helikopter tersebut.

"Jadi, awalnya pukul 08.15 WIB, dua unit helikopter take off dari Palangkaraya menuju Pangkalan Bun," kata Ramadhan soal helikopter Polri hilang kontak itu, di Jakarta, Minggu, 27 November kemarin.

Dia menuturkan, saat terbang, helikopter dengan data NBO105/P-1103 dinyatakan dalam kondisi laik terbang. Helikopter itu dikemudikan oleh empat orang kru.

Heli kemudian tiba di pangkalan Bun, sekitar pukul 11.00 WIB. Lalu, Helikopter P-1103 kembali melanjutkan penerbangan dengan satu helikopter lainnya, bernomor P-1113 ke tujuan yang sama, yakni Tanjung Pandan.

"Dari pangkalan Bun, jadi dua helikopter tadi dari pangkalan Bun menuju Tanjung Pandan Belitung dalam kondisi layak terbang, setelah sebelumnya mengisi bahan bakar," kata Ramadhan.

Pukul 13.45 WIB, posisi kedua helikopter sempat diterpa cuaca buruk. Namun, pilot Helikopter P-1113 dan Helikopter P-1103 mengambil keputusan berbeda atas cuaca buruk yang mereka lewati.

"Di mana kapten pilot Helikopter P-1113 mengambil keputusan untuk naik ke ketinggian 5.000 kaki. Dan kapten pilot yang satunya, kapten pilot Helikopter P-1103 mengambil keputusan untuk turun menuju ketinggian 3.500 kaki," ungkap Ramadhan.

Sekira pukul 14.00 WIB, kapten pilot Helikopter P-1113 berusaha memanggil kru helikopter P-1103 melalui frekuensi radio helikopter, namun tidak ada jawaban.

"Pukul 14.24 WIB, kapten pilot Helikopter P-1113 setelah landing, jadi landing di Bandara Tanjung Pandan dan cek posisi helikopter P-1103 di tower. Jadi masih lost contact," ujar Ramadhan.

3 dari 7 halaman

2. Hilang Kontak Usai Turunkan Ketinggian

Terungkap, helikopter Polri hilang kontak usai menurunkan ketinggian untuk mengatasi kondisi cuaca tersebut. 

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menuturkan, cuaca buruk itu terjadi pukul 13.45 WIB sebelum Helikopter Polri hilang kontak.

Menurut dia, helikopter P-1103 terbang bersama pilot Helikopter P-1113. Keduanya sama-sama melewati cuaca buruk ketika terbang.

Namun, pilot Helikopter P-1113 dan P-1103 mengambil keputusan berbeda atas cuaca buruk yang mereka lewati.

"Di mana kapten pilot Helikopter P-1113 mengambil keputusan untuk naik ke ketinggian 5.000 kaki. Dan kapten pilot yang satunya, kapten pilot Helikopter P-1103 mengambil keputusan untuk turun menuju ketinggian 3.500 kaki," ungkap Ramadhan soal helikopter Polri hilang kontak itu, di Jakarta, Minggu, 27 November. 

Sekitar pukul 14.00 WIB, kapten pilot Helikopter P-1113 berusaha memanggil kru helikopter P-1103 melalui frekuensi radio helikopter. Namun, tidak ada jawaban dari kru Helikopter P-1103.

Oleh karena itu, setelah mendarat, kapten pilot Helikopter P-1113 cek posisi rekannya. Namun, tetap tidak terdeteksi.

"Pukul 14.24 WIB, kapten pilot Helikopter P-1113 setelah landing. Jadi landing di Bandara Tanjung Pandan dan cek posisi helikopter P-1103 di tower. Jadi masih lost contact," ujar Ramadhan.

Karena hilang kontak, pihaknya melaporkan kepada Kasidawil Subdit Patroli Poludara dan Dirpoludara.

"Jadi, informasinya sampai seperti itu aja, artinya, kita menyimpulkan lost contact," jelas Ramadhan.

4 dari 7 halaman

3. Helikopter Polri Hilang Kontak Dinilai Layak Terbang

Ramadhan menuturkan, perjalanan kedua helikoper bermula pada pukul 08.15 WIB. Dua unit helikopter itu take off dari Palangkaraya menuju Pangkalan Bun. 

Dia memastikan, saat terbang, helikopter dengan data NBO105/P-1103 dinyatakan dalam kondisi laik terbang. Helikopter itu dikemudikan oleh empat orang kru.

Heli kemudian tiba di pangkalan Bun, sekitar pukul 11.00 WIB. Lalu, Helikopter P-1103 kembali melanjutkan penerbangan dengan satu helikopter lainnya, bernomor P-1113 ke tujuan yang sama, yakni Tanjung Pandan.

"Dari pangkalan Bun, jadi dua helikopter tadi dari pangkalan Bun menuju Tanjung Pandan Belitung dalam kondisi layak terbang, setelah sebelumnya mengisi bahan bakar," kata Ramadhan.

5 dari 7 halaman

4. 1 Korban Meninggal Dunia Ditemukan

Polisi berhasil menemukan satu jenazah korban meninggal dunia akibat jatuhnya helikopter Polri P-1103 di Perairan Manggar, Kepulauan Bangka Belitung. 

Diketahui, helikopter tersebut sempat hilang kontak pada Minggu, 27 November 2022. Adapun pagi ini sekitar pukul 07.58 WIB, tim berhasil menemukan satu jenazah yang diduga salah satu kru dari helikopter tersebut.

Petugas berhasil menemukan korban lantaran pada malam sekitar pukul 20.30 WIB ada nelayan yang mengaku menemukan sandaran kursi helikopter di Perairan Manggar. 

"Di dekat pantai. Dengan temuan tersebut fokus pencarian diarahkan di Perairan Manggar Belitung," jelas dia.

Helikopter Polri P-1103 hilang kontak atau lost contact saat mengudara di perairan Kepulauan Bangka Belitung. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan kronologi hilangnya kontak helikopter tersebut.

"Jadi, awalnya pukul 08.15 WIB, dua unit helikopter take off dari Palangkaraya menuju Pangkalan Bun," kata Ramadhan soal helikopter Polri hilang kontak itu, di Jakarta, Minggu (27/11/2022).

Dia menuturkan, saat terbang, helikopter dengan data NBO105/P-1103 dinyatakan dalam kondisi laik terbang. Helikopter itu dikemudikan oleh empat orang kru.

Heli kemudian tiba di pangkalan Bun, sekitar pukul 11.00 WIB. Lalu, Helikopter P-1103 kembali melanjutkan penerbangan dengan satu helikopter lainnya, bernomor P-1113 ke tujuan yang sama, yakni Tanjung Pandan.

 

6 dari 7 halaman

5. Diduga Akibat Faktor Cuaca

Polri berhasil menemukan satu jenazah korban Helikopter Polri P-1103 yang jatuh di Perairan Manggar, Kepulauan Bangka Belitung. Kecelakaan itu terjadi diduga disebabkan oleh faktor cuaca.

"Dengan temuan itu kita simpulkan sementara helikopter jatuh karena cuaca di Perairan Manggar Belitung," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Diketahui, helikopter tersebut sempat hilang kontak pada Minggu, 27 November 2022. Adapun pagi ini sekitar pukul 07.58 WIB, tim berhasil menemukan satu jenazah yang diduga salah satu kru dari helikopter tersebut.

Petugas berhasil menemukan korban lantaran pada malam sekitar pukul 20.30 WIB ada nelayan yang mengaku menemukan sandaran kursi helikopter di Perairan Manggar. 

"Di dekat pantai. Dengan temuan tersebut fokus pencarian diarahkan di Perairan Manggar Belitung," jelas dia.

7 dari 7 halaman

6. Bripda Khoirul Anam, Jenazah Korban Helikopter Jatuh

Polisi berhasil mengidentifikasi satu jenazah korban Helikopter Polri P-1103 yang jatuh di Perairan Manggar, Kepulauan Bangka Belitung, pada Minggu 27 November 2022. Dia merupakan salah seorang kru helikopter atas nama Bripda Khoirul Anam.

"Bripda Khoirul Anam," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Jasad Bripda Khoirul Anam ditemukan oleh nelayan dan dievakuasi ke Pantai Burung Mandi sekitar pukul 07.58 WIB. Awalnya, nelayan pun melaporkan temuan sandaran kursi helikopter di Perairan Mangga, pukul 20.30 WIB malam.

"Di dekat pantai. Dengan temuan tersebut fokus pencarian diarahkan di Perairan Manggar Belitung," jelas dia.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS