Sukses

Metro Sepekan: Keluarnya Hasil Visum Lesti Kejora Usai Dapat KDRT dari Rizky Billar

Liputan6.com, Jakarta - Hasil visum et repertum atas nama pedangdut Lesti Kejora telah diterima Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Kepolisian Resor atau Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan. Untuk diketahui, visum et repertum dijadikan sebagai alat bukti untuk pengusutan kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Menurut Zulpan, merujuk hasil visum akibat KDRT yang dilakukan oleh sang suami Rizky Billar, terdapat luka memar di tubuh Lesti pada leher bagian depan disertai dengan bengkak, lebam, dan nyeri.

Kemudian, hujan deras yang terus mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya termasuk Kota Bekasi, Jawa Barat, membuat Perumahan Jatibening Baru RW 06, Pondok Gede, Kota Bekasi terendam banjir.

Hujan yang mengguyur sejak pukul 13.00 WIB pada Selasa 4 Oktober 2022, membuata peruamahn tersebut terendam air kurang lebih 1 meter. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, ketinggian air pada pukul 16.00 WIB sudah mencapai sepinggang orang dewasa atau kurang lebih satu meter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi pun bergerak cepat. Kepala BPBD Kota Bekasi Enung Nurcholis mengatakan, pihaknya sudah menerjukan sejumlah anggota ke lokasi.

Berita lain yang terpopuler dalam sepekan terakhir dalam sub kanal Megapolitan, News Liputan6.com adalah terkait tembok roboh MTSN 19 Jakarta, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada Kamis 6 Oktober 2022.

Akibat kejadian tembok roboh tersebut, sebanyak tiga siswa meninggal dunia. Camat Cilandak Djaharuddin mengatakan, ketiga orang korban diduga sedang bermain di tengah hujan deras. Saat insiden terjadi masih berjalan proses belajar-mengajar.

Djaharuddin mengatakan, tembok pembatas sekolah tiba-tiba saja roboh. Dugaan sementara, akibat tergerus banjir.

Berikut deretan berita metro yang paling banyak dicari pembaca Liputan6.com dalam sepekan terakhir:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

1. Ini Hasil Visum Lesti Kejora yang Dapat KDRT dari Rizky Billar

Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima hasil visum et repertum atas nama Lesti Kejora. Visum et repertum dijadikan sebagai alat bukti untuk pengusutan kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Hasil visum sudah, menerangkan juga terjadi KDRT, ada beberapa poin dalam hasil visum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Rabu 5 Oktober 2022.

Zulpan menerangkan, merujuk hasil visum akibat KDRT yang dilakukan oleh sang suami Rizky Billar, terdapat luka memar pada leher bagian depan disertai dengan bengkak, lebam, dan nyeri.

"Ada banyak luka di leher berdasar hasil visumnya ada beberapa poin. Itu kan saya sebutkan salah satu," ujar dia.

Zulpan juga menyebut anggota tubuh lain juga mengalami luka memar.

 

Selengkapnya...

3 dari 4 halaman

2. Hujan Deras, Perumahan di Bekasi Banjir 1 Meter

Perumahan Jatibening Baru RW 06, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Selasa siang 4 Oktober 2022. Ketinggian air mencapai kurang lebih 1 meter.

Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 13.00 WIB, membuat debit air kali meningkat dan meluap hingga ke jalan-jalan dan permukiman warga.

Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, ketinggian air pada pukul 16.00 WIB sudah mencapai sepinggang orang dewasa atau kurang lebih satu meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Enung Nurcholis mengatakan sudah menerjukan sejumlah anggota ke lokasi.

 

Selengkapnya...

4 dari 4 halaman

3. Kronologi Robohnya Tembok MTSN 19 Jakarta hingga 3 Siswa Tewas

Tiga siswa tewas akibat tertimpa material tembok yang roboh di MTSN 19 Jakarta, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Tembok roboh itu terjadi pada Kamis 6 Oktober 2022.

Camat Cilandak Djaharuddin menerangkan, ketiga orang korban diduga sedang bermain di tengah hujan deras. Saat insiden terjadi masih berjalan proses belajar-mengajar.

"Masih jam sekolah, persiapan mau pulang menunggu jemputan atau apa itu anak-anak lagi bermain saat hujan," ujar dia saat dihubungi, Kamis.

Djaharuddin mengatakan, tembok pembatas sekolah tiba-tiba saja roboh. Dugaan sementara, akibat tergerus banjir.

"Iya tembok terseret arus banjir kemudian roboh," ujar dia.

 

Selengkapnya...

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS