Sukses

Akun Twitter Resmi TNI AD Dibajak OTK, Begini Penjelasan Kadispenad

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Hamim Tohari mengakui, akun resmi milik tentara angkatan darat dibajak oleh orang tidak dikenal.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Hamim Tohari mengakui, akun Twitter resmi milik tentara angkatan darat dibajak oleh orang tidak dikenal. Pantauan Liputan6.com pada hari ini, pukul 09.50 WIB, akun bernama @tni_ad bercentang biru tersebut masih bisa dilihat dengan unggahan cuitan bergambar pinguin.

Hamin menjelaskan, duduk perkara mengapa akun resmi milik militer tersebut dapat berpindah tangan. Menurut dia, saat itu tim teknis TNI AD bidang terkait sedang melakukan migrasi alamat email. Sebab email sebelumnya diketahui belum menggunakan alamat kedinasan.

“Itu kami sedang merubah email yang kami gunakan untuk akun twitter official dengan menggunakan email dinas sesuai permintaan pihak twitter. Karena saat membuka akun dulu kita menggunakan email bukan dinas,” kata Hamin kepada wartawan, Senin (12/9/2022).

Dia mengaku, pihaknya tengah membetulkan hal tersebut. Namun, memang membutuhkan waktu beberapa saat hingga bisa difungsikan lagi seperti sebelumnya.

“Masih dalam proses, ditunggu dulu. Saat ini Lagi tahap verifikasi email official. Semoga saja hari ini bisa selesai,” harap dia menandasi.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Cuitan soal Pinguin

Cuitan soal pinguin di akun resmi milik TNI AD sudah berlangsung sejak 25 Agustus 2022. Hal itu terpantau dari unggahan terakhir TNI AD tentang kunjungan gubernur Akedemi Militer ke Danpusdikpal Kodilatad.

Usai cuitan itu, unggahan langsung berubah menjadi pinguin dalam bentuk animasi. Avatar atau profil picture dari akun ini pun kosong, meski nama dan bio masih tercantum alamat resmi TNI AD.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.