Sukses

DKI Jakarta Pertimbangkan Angkot Khusus Perempuan, Ini Kata BKOW

Liputan6.com, Jakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempertimbangkan pengadaan angkutan kota atau angkot khusus perempuan. Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) DKI Jakarta Ellisa Sumarlin, mendukung rencana tersebut untuk mencegah pelecehan seksual terhadap perempuan di transportasi umum belakangan ini.

Sebab, dia mengaku prihatin dengan kasus pelecehan seksual terhadap perempuan di angkutan umum.

"Kami dari BKOW juga sangat prihatin ya, kejadian seperti ini makanya kami berharap peran serta dari orang tua, dari sekolah dari pemerintahan juga untuk terus mengedukasi anak-anak kita lebih waspada lagi dalam menghadapi itu semua," kata Ellisa di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (14/7/2022).

Ellisa mengatakan sebagai sesama perempuan dia mendukung pengadaan angkot khusus perempuan di DKI Jakarta. Pasalnya, kata Ellisa dia juga mengetahui betul kondisi berdesak-desakan saat naik angkot.

"Kami dari sisi perempuan Insyaallah sangat mendukung angkot khusus perempuan ya. Sebagai perempuan pernah merasakan lah rasanya naik angkot desak-desakan ya. Saya turut mendukung ya kalau itu seandainya benar-benar dilaksanakan," kata dia.

Sebagai organisasi yang mewadahi 59 organisasi wanita di Jakarta, BKOW DKI Jakarta akan menggelar BKOW Fair 2022. Ellisa menyebut bahwa pada BKOW Fair ini juga akan diselenggarakan talkshow terkait pencegahan pelecehan seksual pada perempuan dan anak.

"Konsen kami adalah pada isu perempuan dan anak, ini kompas hidup arah kami dan berbarengan dengan HUT BKOW sekaligus memperingati Jakarta Hajatan," jelas dia.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Cegah Pelecehan Seksual, Pemprov DKI Pertimbangkan Pengadaan Angkot Khusus Perempuan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan pengadaan angkutan kota (angkot) khusus penumpang perempuan. Hal ini sebagai tindak lanjut mencegah pelecehan seksual di tranportasi publik itu.

Terlebih, kendaraan umum khusus penumpang perempuan sudah lebih dahulu diterapkan pada Transjakarta. Selain itu, Commuter Line (KRL) juga sudah memisahkan penumpang perempuan dan pria dengan menyediakan gerbong khusus perempuan.

"Kan di Trans sudah ada juga yah di kereta juga ada gerbong perempuan itu juga menjadi pertimbangan nanti kita kaji sama-sama," kata Riza saat ditemui di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Rabu 13 Juli 2022.

Riza menjelaskan saat ini pihaknya berupaya meningkatkan jangkauan transportasi publik di Jakarta. Dia menyebut saat ini, transportasi publik dapat menjangkau 90 persen wilayah di DKI Jakarta.

"Data sementara kurang lebih 90 persen bisa diakses oleh transportasi publik, kita akan tingkatkan termasuk tadi apakah perlu pemisahan apakah perlu disiapkan angkot perempuan khusus itu nanti kita akan pertimbangkan," jelas dia.

3 dari 3 halaman

Marak Pelecehan Seksual di Tranportasi Umum, Wagub DKI Imbau Korban Berani Melapor

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melakukan peninjauan operasional angkutan kota usai maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi di transportasi umum. Riza mendatangi halte terintegrasi Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu 13 Juli 2022.

"Hari ini saya datang ke halte integrasi Tebet untuk melihat kondisi angkot dan juga nanti akan naik angkot untuk memastikan bahwa tranportasi publik di Jakarta itu bersih rapi aman dan terjangkau," kata Wagub DKI Riza.

Riza juga mencoba menaiki angkot berwarna biru yang berangkat dari halte integrasi Tebet menuju Kuningan. Riza menaiki angkot yang sama dengan beberapa orang penumpang wanita yang mayoritas ibu-ibu.

Sembari meninjau dan memastikan kondisi angkot, Riza juga mensosialisasikan POS SAPA kepada ibu-ibu yang dibentuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk mencegah pelecehan dan kekerasan seksual.

Riza mengimbau agar korban berani melapor kepada petugas apabila mengalami pelecehan seksual di tranportasi umum. Dia juga mengajak penumpang wanita dan anak untuk berhati-hati saat naik kendaraan umum.

"Viral pelecehan seksual (diangkot) tahu? Jadi dikasih tahu semua sama teman-teman, sama kaum perempuan, sama anak-anak perempuan supaya berhati-hati ya. Kalau ada kejadian seperti itu harus berani melaporkan. Banyak kasusnya tidak berani melaporkan. Mungkin karena malu atau yang lain, tapi laporkan segera," jelas Riza.

Riza menyatakan di Jakarta pihaknya telah menyiapkan sebanyak 19 POS SAPA. Keberadaan POS ini tersebar dibeberapa titik halte hingga stasiun moda transportasi umum.

Riza menyebut terjadi peningkatan kasus pelecehan seksual di Jakarta sepanjang 2022. Peningkatannya bahkan disebut Riza signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

"Jadi harus segera kita atasi bersama-sama. Pemprov DKI dengan semua pihak ya, dengan Polda Metro Jaya, Dishub, Satpol PP," ujar dia.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS