FOTO: Waduk Pluit Kini

Relokasi itu cukup beralasan, karena sekitar 20 hektare lahan Waduk Pluit sudah dijarah.

Diterbitkan 28 Januari 2013, 16:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Jokowi-Ahok gencar relokasi warga Waduk Pluit akibat penjarahan lahan.
  • Penjarahan 20 hektare lahan waduk sebabkan banjir karena daya tampung berkurang.
  • Warga dijanjikan rumah baru berfurnitur, namun banyak yang menolak pindah.

Gubernur DKI Joko Widodo atau Jokowi dan wakilnya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terus gencar memindahkan seluruh warga penghuni rumah-rumah liar di Waduk Pluit, Jakarta Utara.  Sejumlah rayuan manis telah dijanjikannya kepada warga, seperti masing-masing rumah yang berisi 2 kamar tidur ini akan diisi beragam furniture yang dianggarkan Rp 3-5 juta per unitnya.Masalah warga yang tak ingin pindah ini sudah terjadi sejak era periode Gubernur Fauzi Bowo. Warga bersikukuh bertahan. Relokasi itu cukup beralasan, karena sekitar 20 hektare lahan Waduk Pluit sudah dijarah. Akibatnya, saat puncak hujan kemarin waduk ini tak mampu lagi menampung air. Berikut foto-foto kondisi Waduk Pluit pascabanjir:1. Pemukiman padat dan eceng gondok2. Sampah menumpuk 3. Padatnya penduduk di bibir waduk 4. Pengerukan sampah terus dilakukan 5. Sampah menumpuk di pinggir waduk  (Ism)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6