Sukses

Bikin Macet, Warga Keluhkan Truk Parkir di Pinggir Jalan Pasar Induk Kota Tangerang

Liputan6.com, Jakarta - Pengguna jalan Kota Tangerang mengeluhkan banyaknya mobil bak terbuka dan truk pengangkut sayur dan buah-buahan di Pasar Induk Tanah Tinggi yang memarkirkan kendaraanya di pinggir Jalan Raya Sudirman, Tangerang.

Meski tidak menimbulkan kemacetan parah, kendaraan yang terparkir di pinggir cukup menghambat laju kendaraan yang melintas.

Mansur, salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas pada jalan utama di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang itu mengaku bingung, terhadap mobil bak terbuka dan truk yang sering terparkir di pinggir jalan itu.

"Saya bingung, sering banget truk sama mobil bak terbuka ini parkir di pinggir jalan. Udah tahu jalan ini dekat dengan rel kereta, malah parkir di situ, padahal ini kan jalan utama," ujar Mansur yang sedang mengejar waktu, namun perjalanannya sedikit terhambat, Rabu, 19 Januari 2022. 

Pasalnya, keberadaan truk dan mobil bak terbuka yang terparkir di pinggir jalan tersebut, menyebabkan arus lalu lintas tersendat, lantaran posisinya berada dekat dengan rel perlintasan Commuterline.

"Karena biasanya kalau kereta abis lewat, kendaraan yang melintas itu banyak, nah mereka itu jadi pelan jalannya karena ada truk yang parkir dipinggir jalan ini," ujarnya.

Mansur juga mengeluhkan, kondisi Pasar Induk Tanah Tinggi yang kerap menjadi titik kemacetan, lantaran panjangnya antrean kendaraan yang ingin masuk ke dalam pasar induk tersebut.

2 dari 2 halaman

Parkiran di Pasar Induk Penuh

Berdasarkan pantauan, terlihat beberapa mobil truk dan mobil bak terbuka terparkir di dua sisi Jalan Raya Sudirman.

Beberapa mobil truk tersebut membawa komoditi buah dan sayur yang ingin diantar ke Pasar Induk Tanah Tinggi. Dan sisanya terdapat truk yang tidak bermuatan, karena ingin mengangkut komoditi dari pasar itu.

Salah seorang supir truk terbuka yang membawa komoditi buah mengatakan, dirinya memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan itu, karena parkir di dalam pasar Induk Tanah Tinggi sudah penuh.

Nantinya, ketika ia melihat beberapa mobil telah keluar dari pasar induk, ia akan memutar balik kendaraannya untuk bergantian masuk ke dalam pasar induk.

"Saya memarkirkan kendaraan saya disini karena di dalam sudah tidak ada tempat lagi, sedang banyak mobil yang bongkar muat. Jadi saya mengantre dulu, nanti kalau beberapa kendaraan sudah keluar, baru saya masuk," ujat salah seorang pemilik mobil truk yang memarkirkan kendaraanya di seberang Pasar Induk Tanah Tinggi.