Pemirsa yang sedang menyaksikan program berita TV4 Swedia sontak kaget, saat menyadari salah satu layar televisi yang jadi latar belakang acara, menayangkan film porno. Padahal itu siaran langsung!
Pembawa berita baru setengah jalan membacakan berita di televisi swasta terkemuka di negara itu, saat film mesum tersebut mulai diputar di belakangnya. Tepat di segmen yang membahas iklim politik di Suriah yang dilanda perang.
Film tak senonoh itu tayang selama 10 menit, sebelum pihak televisi menyadari dan langsung mematikannya.
"Aku pikir ada yang salah dalam tayangan berita itu," kata salah satu pemirsa kepada koran Swedia, Aftonbladet, seperti dilansir Daily Mail, Senin (7/1/2013).
"Anda dapat dengan jelas melihat apa yang terjadi. Yang menjadi pertanyaan besar, mengapa mereka tidak melihat dan bertindak lebih cepat," kata dia.
TV4, yang perusahaan induknya punya saluran televisi khusus yang menayangkan film dewasa saat tengah malam, membela diri. Mereka mengatakan, layar di newsroom terkoneksi dengan komputer perusahaan.
"Tak ada satu pun orang di sana yang sedang menonton film saat itu," kata Andreas Haglind, redaktur pelaksana TV4.
"Sepertinya proses mengunduh sedang berjalan di salah satu server di gedung. Film yang bocor ke saluran berita adalah sebuah kesalahan," kata dia. "Kami mematikannya secepat mungkin. Ini seharusnya tak terjadi dan tak akan terulang lagi di masa depan."
Kejadian serupa sebelumnya terjadi di Sydney, Australia, pada 2010 lalu. Seorang bankir kepergok sedang membuka gambar setengah telanjang model seksi Victoria Secret, Miranda Kerr, di komputernya.
David Kiely, bankir itu, tak menyadari, komputer dan dirinya dijadikan background siaran tayangan berita televisi.
Aksi 'mesum' bankir tersorot jelas dalam siaran langsung yang menampilkan wawancara si reporter dengan penasehat keuangan di Macquarie Bank mengenai keputusan pemerintah Australia mempertahankan tingkat suku bunga. Tayangan tersebut disiarkan jaringan televisi Channel 7 news. (Ein)
Pembawa berita baru setengah jalan membacakan berita di televisi swasta terkemuka di negara itu, saat film mesum tersebut mulai diputar di belakangnya. Tepat di segmen yang membahas iklim politik di Suriah yang dilanda perang.
Film tak senonoh itu tayang selama 10 menit, sebelum pihak televisi menyadari dan langsung mematikannya.
"Aku pikir ada yang salah dalam tayangan berita itu," kata salah satu pemirsa kepada koran Swedia, Aftonbladet, seperti dilansir Daily Mail, Senin (7/1/2013).
"Anda dapat dengan jelas melihat apa yang terjadi. Yang menjadi pertanyaan besar, mengapa mereka tidak melihat dan bertindak lebih cepat," kata dia.
TV4, yang perusahaan induknya punya saluran televisi khusus yang menayangkan film dewasa saat tengah malam, membela diri. Mereka mengatakan, layar di newsroom terkoneksi dengan komputer perusahaan.
"Tak ada satu pun orang di sana yang sedang menonton film saat itu," kata Andreas Haglind, redaktur pelaksana TV4.
"Sepertinya proses mengunduh sedang berjalan di salah satu server di gedung. Film yang bocor ke saluran berita adalah sebuah kesalahan," kata dia. "Kami mematikannya secepat mungkin. Ini seharusnya tak terjadi dan tak akan terulang lagi di masa depan."
Kejadian serupa sebelumnya terjadi di Sydney, Australia, pada 2010 lalu. Seorang bankir kepergok sedang membuka gambar setengah telanjang model seksi Victoria Secret, Miranda Kerr, di komputernya.
David Kiely, bankir itu, tak menyadari, komputer dan dirinya dijadikan background siaran tayangan berita televisi.
Aksi 'mesum' bankir tersorot jelas dalam siaran langsung yang menampilkan wawancara si reporter dengan penasehat keuangan di Macquarie Bank mengenai keputusan pemerintah Australia mempertahankan tingkat suku bunga. Tayangan tersebut disiarkan jaringan televisi Channel 7 news. (Ein)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/97774/original/siaran-porno130108a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9102311/original/030973200_1783041297-063_2284405483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9076838/original/076638200_1783028282-000_B8H386V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072363/original/048211400_1783026161-000_B9476UW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9072362/original/069449700_1783026157-000_B94788B.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411138/original/071923000_1782295017-leao.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)