Juragan Mie Pangsit dan Istrinya Tewas Digorok Orang Kepercayaan

Seorang pengusaha mie pangsit dan istrinya tewas mengenaskan digorok karyawannya sendiri. Tak hanya sang majikan, adik bos dan istrinya pun ikut jadi korban. Kondisi adik dan istrinya kini kritis.

Diterbitkan 14 Desember 2012, 18:09 WIB
Copy Link
Batalkan
Warga di Jalan Sudirman, Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Kamis (13/12/2012) pagi heboh luar biasa. Sepasang suami istri pengusaha mie pangsit ditemukan warga tewas mengenaskan. Tak hanya mereka berdua, adik sang pengusaha dan istrinya pun terlihat luka parah akibat benda tajam.

Pengusaha mie pangsit itu, Abeng dan istrinya Melan tewas dengan luka gorokan dan beberapa tusukan di tubuh. Melan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit Bunda, Kota Prabumulih karena kehabisan darah. Sementara Aheng dan istrinya Yeni kini dalam kondisi kritis.

Polisi yang datang ke tempat kejadian segera mencari informasi dari para saksi. Kepala Bagian Humas Polres Prabumulih, Ipda Untung mengatakan pelaku diduga adalah SL karyawan perusahaan mie pangsit tersebut. SL disebut-sebut sebagai orang kepercayaan korban yang tinggal di rumah tersebut.

"Pelaku diduga karyawannya sendiri, karena merasa sakit hati atau dendam. Korbannya Abeng dan istrinya, Melan. Mereka dibunuh, Kamis pagi sekitar pukul 05.00 WIB," ujar Untung.

Seorang saksi, Tukul yang juga karyawan korban menuturkan waktu itu istri Aheng berteriak-teriak minta tolong.

"Waktu itu Cik Yeni keluar rumah minta tolong, sambil menutup perutnya yang luka. Dia bilang, tolong...tolong... kami serumah ditusuk SL," ungkapnya.   

Polisi menduga, setelah melakukan aksinya, SL langsung membuang pisau dan melarikan diri menggunakan motor Yamaha Vixion warna putih dengan plat nomor BG 2413 CC milik majikannya Abeng. Pelaku SL kini menjadi buruan polisi. (Vin)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6