Liputan6.com, Jakarta - Maluku dan Papua menduduki posisi keempat penyumbang kasus aktif Covid-19 nasional. Hal itu disampaikan Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers daring, Jumat, 10 September 2021.
Wiku mengatakan, kasus aktif di kedua wilayah tersebut mencapai 8,6 persen. Posisi keempat ini menjadi sorotan Satgas Covid-19. Pasalnya posisi keempat ini di saat kedua wilayah itu menduduki peringkat terakhir dalam hal jumlah kasus positif, kematian dan kasus sembuh.
Padahal peringkat kasus aktif di pulau lain berbading lurus dengan peringkat kasus positif, kematian dan sembuhnya.
Advertisement
"Ini artinya perlu fokus khusus pada penanganan pasien Covid-19 yang masih sakit di Pulau Maluku dan Papua untuk dapat segera sembuh," katanya.
Ia meminta kepada seluruh pimpinan daerah di kedua wilayah itu agar fokus untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan ketersediaan sarana dan prasarana fasilitas pelayanan kesehatan.
"Sinkronisasi data antara pusat dan daerah juga perlu terus diupayakan agar data perkembangan Covid-19 di wilayahnya dapat akurat," katanya.
Â
Penyumbang Kasus Aktif
Pulau Jawa Bali masih menjadi penyumbang kasus aktif Covid-19 terbesar secara nasional. Wiku menjabarkan urutannya sebagai berikut:
1. Jawa dan Bali 40 persen
2. Sumatra 30,07 persen
3. Kalimantan 10,94 persen
4. Maluku Papua 8,6 persen
5. Sulawesi 8,2 persen
6. Nusa Tenggara 2,18 persen.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3088324/original/039018600_1585502313-Milenial_Papua_sebarakan_selebaranbahaya_covid-19.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)