Sukses

Ingin Divaksin, Nenek 78 Tahun di Bekasi Digendong ke Lokasi Vaksinasi

Liputan6.com, Jakarta - Ada hal menarik saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Desa Segaramakmur, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang peserta vaksinasi dari kalangan lansia, harus digendong menuju lokasi kegiatan karena tak sanggup lagi berjalan.

Adalah Emah, nenek berusia 78 tahun yang masih memiliki keinginan vaksinasi Covid-19 meski usianya sudah sepuh. Ia digendong petugas menuju kendaraan operasional polsek ke tempat pelaksanaan vaksinasi di kantor desa setempat.

Karena kakinya tidak kuat lagi digunakan untuk berjalan, nenek Emah akhirnya kembali digendong menuju titik penyuntikan oleh Kapolsek Tarumajaya Edy Suprayitno. Dengan tenang dan sabar, sang nenek mengikuti proses screening, seperti tensi darah, cek suhu tubuh, dan lainnya.

Saat pengukuran tensi darah pertama, petugas lalu menyarankan nenek Emah untuk beristirahat selama kurang lebih 20 menit. Dan setelah diukur tensi darah kedua, nenek Emah dinyatakan dalam kondisi sehat dan layak divaksin.

Saat disuntik pun, nenek Emah nampak begitu tenang dan tidak menunjukkan rasa takut sedikitpun. Ia mengaku sangat senang karena telah divaksin Covid-19, meski usianya sudah sangat renta.

"Biar sehat, biar panjang umur, masih ngurusin cucu anak yatim," kata nenek Emah, Kamis (5/8/2021).

Nenek Emah masih memiliki anak yang tinggal di wilayah Kemayoran. Sesekali sang anak berkunjung untuk memberikan uang untuk kebutuhan hidup seadanya.

2 dari 3 halaman

Ingin Terus Sehat

Sehari-hari hidup sang nenek bergantung pada belas kasihan warga sekitar. Nenek Emah mengatakan ingin terus sehat karena masih mengurus cucu yang sejak kecil sudah tinggal bersamanya.

"Cucu saya ada dua, cuma yang satu dibawa emaknya tinggal di Kemayoran," ujar dia.

Kapolsek Tarumajaya Edy Suprayitno mengaku terharu dengan kemauan nenek Emah untuk divaksin di usianya sekarang ini. Terlebih alasan sang nenek karena ingin sehat demi menjaga cucu tercinta.

"Nenek Emah tinggal hanya dengan cucunya yang masih sekolah kelas enam SD. Kakinya enggak kuat jalan jauh karena sudah sepuh," ujar Edy.

Sementara itu, Kepala Desa Segaramakmur, Agus Sopyan mengatakan, pihaknya menyediakan sebanyak 1.000 dosis vaksin AstraZeneca untuk kegiatan vaksinasi hari ini.

"Kita berharap dengan kegiatan vaksinasi bisa memutus rantai penyebaran Covid-19," imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: