Sukses

Dirut Sriwijaya Air Berharap Seluruh Korban SJ 182 Teridentifikasi

Liputan6.com, Jakarta - Dirut Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena kembali mengungkapkan rasa dukanya, kala menemani 37 keluarga korban insiden kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang mengikuti penghormatan tabur bunga di Kepulauan Seribu, Jumat (22/1).

Jefferson juga mengaku terpukul karena beberapa korban di antaranya adalah pilot dan awak kabin dari grup Sriwijaya Air.

"Kami sedih dan turut kehilangan? Tidak dimungkiri bahwa kami juga merasakan duka yang sangat mendalam, kami kehilangan keluarga Sriwijaya Air Group. Saya pribadi juga terpukul dengan keadaan ini," kata Jefferson di atas KRI Semarang, usai acara tabur bunga.

Dia menyatakan, Sriwijaya Air tetap berkomitmen untuk mengawal proses identifikasi seluruh korban hingga tuntas. Meskipun diketahui, operasi pencarian dan penyelamatan secara resmi sudah dihentikan.

"Kami berharap semua korban dapat teridentifikasi secepatnya dan kami tetap berkoordinasi dengan KNKT dan Kementerian Perhubungan untuk menjamin keselamatan operasional dan hal seperti ini tidak terjadi lagi," jelas dia.

 

 

2 dari 3 halaman

Pesawat Hilang Kontak

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dinyatakan hilang kontak pukul 14.40 WIB, sesaat setelah lepas dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu 9 Januari 2021 pukul 14.36 WIB di sekitar perairan Kepulauan Seribu.

Pesawat rute Jakarta-Pontianak ini mengangkut 62 orang yang terdiri dari 50 penumpang (40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi) dan 12 kru.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: