Update 21 Januari 2021: 800 WNA Positif Covid-19, 719 Sembuh

Jumlah warga negara asing (WNA) yang positif Covid-19 di Indonesia menembus 800 orang. Angka ini meningkat tujuh dari data Rabu (20/1/2021), yang masih 793 WNA terinfeksi Covid-19.

Diperbarui 21 Januari 2021, 09:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah warga negara asing (WNA) yang positif Covid-19 di Indonesia menembus 800 orang. Angka ini meningkat tujuh dari data Rabu (20/1/2021), yang masih 793 WNA terinfeksi Covid-19.

Dari 800 WNA positif Covid-19, 719 di antaranya sudah sembuh. Mereka yang dinyatakan sembuh telah menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) sebanyak dua kali atau lebih dan hasilnya negatif.

Data ini dilaporkan Kementerian Kesehatan melalui covid19.go.id pada Kamis (21/1/2021). Kementerian Kesehatan juga mencatat ada 13 WNA meninggal dunia akibat Covid-19 di Tanah Air.

Sementara itu, 68 WNA berstatus aktif Covid-19 atau sedang dalam perawatan maupun isolasi. Angka ini meningkat tujuh dari data sebelumnya masih ada 61 WNA dirawat atau diisolasi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

25 WNA Suspek

Kementerian Kesehatan juga melaporkan, pemerintah masih memantau 25 WNA berstatus suspek Covid-19. 637 WNA dilaporkan berstatus kontak erat dan 334 orang sudah direpatriasi atau dikembalikan ke negara asalnya terkait Covid-19.

Sebagai informasi, pada Rabu (20/1/2021), kasus positif Covid-19 nasional mencapai 939.948 orang. Ada penambahan 12.568 kasus dari data Selasa (19/1/2021), yang masih 927.380 orang.

Dari total 939.948 kasus positif Covid-19, 26.857 di antaranya meninggal dunia dan 763.703 berhasil sembuh. Sementara itu, 149.388 orang masih menjalani perawatan atau isolasi.

Reporter: Supriatin

Sumber: Merdeka

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Penyebaran Covid-19 ke seluruh penjuru dunia diawali dengan dilaporkannya virus itu pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China
    COVID-19
  • liputan6
    Pandemi COVID-19 adalah peristiwa menyebarnya Penyakit koronavirus 2019 di seluruh dunia
    Pandemi COVID-19