Sukses

3 Fakta Kendaraan Medis Bawa Pasien Covid-19 Terguling di Tol Jagorawi

Liputan6.com, Jakarta Kendaraan medis yang membawa sembilan pasien Covid-19 terguling di Tol Jagorawi, Rabu, 13 Januari kemarin. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala Unit Laka Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi mengatakan, sopir diduga lalai hingga menyebabkan mobil elf berwarna biru tersebut terguling tak jauh dari pintu gerbang Tol Bogor.

"Pengemudi kurang antisipasi jalan menikung, lanjut kendaraan oleng lalu terbalik hadap barat," kata dia.

Sebelum kecelakaan terjadi, kendaraan tersebut hendak membawa pasien Covid-19 orang tanpa gejala (OTG) menuju Gedung Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia milik Badan Narkotika Nasional (BNN), Lido, Bogor.

Berikut fakta-fakta kecelakaan mobil yang membawa pasien Covid-19, dihimpun dari Liputan6.com:

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 5 halaman

1. Tergelincir dan Terguling

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Eko Prabowo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pukul 11.30 WIB. Mulanya, mobil berpelat nomor F 7089 A itu melaju dari arah Baranangsiang, Kota Bogor.

Saat tiba di lokasi kejadian, tak jauh dari Gerbang Tol Ciawi, mobil milik Pemerintah Kota Bogor itu tergelincir lalu terguling di lajur kanan.

"Mobil itu sedang membawa 9 pasien OTG menuju Lido," kata Eko.

 

3 dari 5 halaman

2. Sopir Diduga Lalai

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro menuturkan, dugaan sementara kecelakaan tunggal yakni akibat kelalaian dari sopir kendaraan medis yang membawa pasien Covid-19.

Pihaknya berencana akan memeriksa sopir elf tersebut untuk mengetahui penyebab terjadinya insiden kecelakaan itu.

"Kita akan periksa dan juga kita selesaikan dengan data-data di lapangan. Nanti kita akan teruskan apakah sopirnya akan di jadikan tersangka atau tidak," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Eko Prabowo menduga, kelalaian yang dilakukan sang sopir lantaran mengantuk.

"Dugaan sementara mungkin sopirnya ngantuk," kata Eko.

 

4 dari 5 halaman

3. Tujuh Pasien Covid-19 Luka Ringan

Kombes Susatyo Purnomo juga menyampaikan, dari sembilan pasien yang menjadi korban kecelakaan, dua di antaranya langsung menjalani isolasi mandiri di RSUD Kota Bogor.

Sedangkan tujuh korban lainnya masih dirawat di ruangan khusus.

"Namun tujuh orang pasien Covid-19 itu hanya mengalami luka ringan. Semua sadar, sopir juga kondisinya sehat," kata dia.

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: