Liputan6.com, Jakarta Antisipasi kerumunan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI kerahkan 8.179 personel gabungan, guna mencegah penyebaran Covid-19 di Jakarta yang masih tinggi.
“Kekuatan yang akan kita siapkan 8.179 personil gabungan, baik itu dari Pemprov, kemudian TNI dan Polri,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat konferensi pers, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (15/11/2020).
Yusri menyampaikan kalau pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah stakeholder di tingkat Jakarta, guna memastikan kesiapan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.
Advertisement
“Kami mengundang beberapa instansi terkait dalam hal ini Forkopimda, diantaranya Bapak Wagub DKI, Kodam Jaya, dan beberapa instansi terkait. Ini menyangkut rapat koordinasi kesiapan pengamanan tahun baru dan juga Natal,” tuturnya.
Kemudian dalam penerapan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, rencanya sejumlah destinasi wisata seperti Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah akan ditutup pada sore hari. Hal itu untuk mencegah terjadinya kerumunan masyarakat.
“Ancol jam 5 sore sudah tutup, kemudian Taman Mini juga sama, jadi segala bentuk yang sifatnya membuat kerumunan ini tidak diperbolehkan,” jelas Yusri.
Sementara, untuk perayaan malam misa bagi umat kristiani telah dikoordinasikan dan diatur dalam Surat Edaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membatasi jumlah kehadiran serta ditayangkan secara virtual.
“Untuk kegiatan malam misa, nanti semua sama tadi sudah ada dari saudara kita dari Katolik, kemudian juga Protestan, sudah diatur dalam surat edaran Kepala Dinas Agama DKI Jakarta. Contoh saja misa Katolik itu cuma dari 2500 misalnya KMGI Jakarta Timur mungkin pelaksanaannya dua kali dengan dihadiri 200 orang, sisanya menggunakan virtual zoom ini disepakati bersama semuanya termasuk beberapa gereja lain,” katanya.
** #IngatPesanIbu
Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.
Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Persiapan Pemprov DKI Jelang Libur Nataru
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan tidak ada perayaan pergantian tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan warga. Agar upaya pencegahan efektif, Pemerintah Provinsi DKI bersama aparat penegak hukum dan keamanan akan melakukan operasi yustisi jelang pergantian tahun.
"Kami tadi rapat dengan Kapolda dan Kasdam Jaya untuk melaksanakan operasi yustisi penertiban dan sebagainya," ucap Riza, Selasa (15/12/2020).
Kendati menegaskan tidak ada perayaan tahun baru, tempat-tempat wisata ataupun pusat keramaian boleh beroperasi dengan ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.
Pengetatan juga dilakukan DKI di lokasi perbatasan dengan kota penyangga ibu kota seperti Bekasi, Depok, Tangerang. Untuk itu, dalam rapat kali ini Riza menyebut turut kerja sama dengan pimpinan daerah penyangga Jakarta.
"Kita juga sudah koordinasi dengan pemerintah daerah sekitar Jakarta untuk antisipasi hal ini. Kemudian, tempat-tempat hiburan juga kita batasi sebagaimana ketentuan PSBB masa transisi," tuturnya.
Upaya antisipasi tingginya mobilitas warga di Jakarta juga ditekan melalui penyesuaian porsi ASN DKI yang bekerja dari rumah.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir memastikan Pemerintah Provinsi DKI akan merevisi Surat Edaran (SE) tenrang jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Revisi ini sebagai tindak lanjut instruksi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Chaidir mengatakan, Pemprov DKI akan merevisi persentase ASN yang bekerja dari rumah sebesar 75 persen. Sebelumnya, ASN yang bekerja dari rumah sebesar 50 persen.
"Persentase saat ini WFH 50 persen, 50 WFO. Sesuai arahan Pak Luhut kami akan menyesuaikan sedang merevisi SE tentang jam kerja ASN, WFH menjadi 75 persen dan 25 WFO," ucap Chaidir saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (15/12).
Chaidir menambahkan, 75 persen ASN yang akan bekerja dari rumah berlangsung sampai tiga minggu, sebagai upaya pengendalian penularan Covid-19.
"Tanggal dimulainya 18 Desember 2020 - 8 Januari 2021 selama pandemi covid pasca tahun baru," sebut Chaidir.
Reporter: Bachtiarudin Alam
Sumber: Merdeka
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3312208/original/059516700_1606811963-20201201-POLDA-6.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931670/original/097090800_1644599926-mufid-majnun-aNEaWqVoT0g-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535988/original/003710600_1774198139-Untitled.jpg)