Mendagri Sarankan Zona yang Boleh Belajar di Sekolah Sesuai Rekomendasi Gugus Tugas

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyarankan pembelajaran tatap muka di sekolah disesuaikan dengan rekomendasi Gugus Tugas.

Diterbitkan 04 Agustus 2020, 07:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyarankan pembelajaran tatap muka di sekolah disesuaikan dengan rekomendasi Gugus Tugas. Namun, diskresi tetap diserahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan daerah masing-masing.

"Mengenai masalah penentuan zona yang diperbolehkan adanya Pertemuan Tatap Muka (PTM), saran kami agar Gugus Tugas pusat memberikan rekomendasi secara umum, tapi secara spesifik Gugus Tugas masing-masing (daerah) yang memberikan rekomendasi, namun diskresinya tetap kepada dinas (pendidikan) daerah masing-masing," ujar Mendagri seperti dikutip dari Antara, Senin, 3 Agustus 2020.

Hal itu disampaikan Tito dalam Rapat Persiapan Pengumuman Surat Keputusan Bersama Enam Kementerian/ Lembaga mengenai pembelajaran tatap muka yang berlangsung secara virtual.

Penentuan tersebut didasarkan pada argumen bahwa Gugus Tugas/ Dinas Pendidikan masing-masing daerah lebih mengetahui kondisi wilayahnya masing-masing.

"Mereka yang tahu persis juga masalahnya, tidak semua daerah yang dilihat warna kuning (zona) atau hijau, betul-betul menggambarkan situasi yang terjadi, karena bisa saja di daerah, testing nya sangat kuat. Sehingga penentuan zona warna ditentukan dari kacamata nasional," ucapnya menjelaskan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jadi Penentu

Dengan demikian, Gugus Tugas maupun dinas pendidikan masing-masing memiliki peranan strategis untuk menentukan kebijakan pertemuan tatap muka di sekolah.

"Oleh karena itu gugus tugas daerah dan dinas ini menjadi penting, menjadi kunci untuk penentuan apakah di tempat itu boleh dilakukan pertemuan tatap muka atau tidak," tuturnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6