Sukses

Polisi Pastikan Penabrak Pria Lansia di Karawaci Tangerang Bukan Mahasiswi

Liputan6.com, Jakarta - Polisi memastikan Aurelia (26), wanita yang menabrak pria lansia yang bernama Andre (51) di perumahan elit Lippo Karawaci Tangerang, bukanlah mahasiswi sebuah universitas swasta.

"Bukan mahasiswi, tapi wiraswasta. Sudah bekerja dia," ujar Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota, Ipda Heri, Senin (30/3/2020).

Sampai saat ini, Aurelia masih di Polres Metro Tangerang Kota. Heri mengaku, pada sore ini pihaknya masih terus menginterogasi Aurelia. "Ini masih diinterogasi oleh Kasat, saya mendampingi," katanya.

Dari hasil interogasi sementara, Aurelia dinilai lalai dalam berkendara. Sebelum sampai pada saat kejadian, wanita muda itu tengah asik dengan handphonenya.

"Dia main hape, whatsapp-an. Jadi lengah," katanya.

Pada saat lewat di depan rumah nomor 815, tiba-tiba saja mobil Brio yang dikendarai Aurelia hilang kendali dan menabrak Andre yang tengah berjalan di pinggir jalan dengan anjing peliharaannya.

Alhasil, pria malang tersebut tewas di tempat dengan luka yang parah di tubuhnya. Sementara mobil Brio yang dikendarai Aurelia, mengalami rusak di bagian kiri depan mobil. 

2 dari 2 halaman

Mengamuk

Aurelia, wanita muda yang menabrak pria paruh baya di kawasan perumahan elit Lippo Karawaci, malah mengamuk dan menyerang istri korban, sesaat setelah tabrakan berlangsung.

Dari video berdurasi 35 detik yang beredar luas di media sosial itu, terlihat seorang wanita histeris di dekat tubuh korban tabrakan yang diduga adalah Andre. Sesekali terlihat emosional tak terima bila keluarganya tewas di tempat lantaran insiden tersebut.

Entah apa yang terjadi, tiba-tiba wanita muda yang diduga adalah Aurelia, balik menyerang. Hingga akhirnya dipisahkan oleh petugas keamanan setempat dan juga warga sekitar lokasi kejadian.

Menanggapi hal tersebut, Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang, Ipda Hery, membenarkan kejadian tersebut.

"Iya, mungkin karena melihat suaminya tertabrak, panik, jadi marah-marah, kena ke si pelaku, kemudian dibalas," jelasnya.