Sukses

Pasien Positif Corona Covid-19 di Jakarta Selatan Capai 104 Orang

Liputan6.com, Jakarta - Pasien positif terinfeksi virus Corona di DKI Jakarta mencapai 440 orang. Sedangkan baru 305 kasus Covid-19 akibat virus ini yang sudah teridentifikasi berdasarkan lokasi kelurahannya.

Data tersebut dilihat dari website corona.jakarta.go.id yang diakses Liputan6.com pukul 16.45 WIB, Rabu (25/3/2020).

Dari 305 pasien positif terinfeksi Corona, sebanyak 104 orang tersebar di Jakarta Selatan. 90 pasien di Jakarta Barat, 59 orang di Jakarta Timur, 30 di Jakarta Utara, dan 22 pasien di Jakarta Pusat.

Pada situs tersebut juga tertulis, sebanyak 461 pasien masih menunggu hasil pemeriksaan. Sedangkan 135 kasus belum diketahui lokasi persebarannya. 

Kemudian dalam data tersebut juga dirincikan sebanyak 266 orang dirawat, 24 orang dinyatakan sembuh dari infeksi Corona, meninggal 37 orang dan isolasi mandiri sebanyak 113 orang. 

 

2 dari 3 halaman

Kasus Corona di Indonesia

Juru bicara pemerintah dalam penanganan Corona Achamd Yurianto mengatakan, jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu 25 Maret 2020 bertambah sebanyak 105 kasus. Saat ini, total keseluruhan pasien Covid-19 di Indonesia menjadi 790 orang.

Menurut dia, data ini dikumpulkan sejak pukul 12.00 Selasa 24 Maret sampai pukul 12.00 WIB, 25 Maret.

"Ada penambahan konfirmasi positif 105 kasus, sehingga kemarin 686 orang tapi ada koreksi jadi 685 karena satu pasien tercatat 2 rumah sakit. Jadi total kasus positif ada 790 orang,” ucap Yurianto dalam konferensi persnya di Graha BNPB, jakarta Timur, Rabu (25/3/2020).

Dia mengatakan, dari jumlah pasien Corona tersebut, ada 1 penambahan pasien sembuh sejak 24 Maret 2020 jadi 31 orang. Sedangkan yang meninggal karena virus Corona ada penambahan sebanyak 3 orang, total 58 orang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Jokowi Akan Dorong Solidaritas Global untuk Tangani Corona Saat KTT G20 Virtual
Artikel Selanjutnya
INFOGRAFIS: Cara Mudah Pahami Penyebaran Corona Covid-19