Sukses

Menhan Malaysia: Orang Indonesia Rajin dan Kuat, Kelak Jadi Negara Hebat

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pertahanan Malaysia, Mohammad Bin Sabu , bercerita saat dirinya memilih menaiki pesawat Indonesia saat berkunjung ke Jakarta. Awalnya Sabu memuji warga Indonesia yang rajin bekerja.

Dia mengatakan, banyak bandara di Malaysia yang dibangun oleh pekerja Indonesia. Dia yakin bila orang Indonesia terus rajin bekerja, maka Indonesia bisa jadi negara hebat di ASEAN dalam hal pembangunan.

"Orang Indonesia rajin kuat bekerja merekalah yang membangunkan sebagian besar bandara-bandara Malaysia, jutaan pekerja Indonesia bekerja di sana," kata Mohammad Bin Sabu saat diskusi di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (25/1/2020).

Dia pun yakin Indonesia akan menjadi negara hebat di masa yang akan datang.

Kemudian, Mohamad Sabu bercerita memilih menaiki pesawat buatan Indonesia bernama CN. Namun, dia tidak merinci nomor seri pesawat CN tersebut.

"Semalam sengaja saya datang ke Jakarta naik pesawat yang dibuat oleh Indonesia, CN. Walaupun dia perlahan (pelan) sepatutnya saya sampai pada masa dua jam tapi tiga jam setengah, tak apa, ini adalah buatan Indonesia yang saya banggakan," canda Sabu.

2 dari 3 halaman

Puji Yenny Wahid

Dirinya kemudian menyinggung Yenny Wahid yang kini menjadi Komisaris Independen Garuda Indonesia. Yenny kebetulan hadir dalam diskusi tersebut bersama Ketua PBNU, Said Aqil Siraj dan Menkopolhukam Mahfud MD.

"Siapa tau akan diperbaiki dan diperhebatkan lagi tambah pula sekarang (Yenny Wahid) jadi orang kuat Garuda," ucap Sabu.

Merespons itu, Yenny lantas berseloroh bahwa masalah pesawat lambat tidak masalah. Asal selamat sampai tujuan.

"Pesawat Indonesia begitu karena kita terlalu mengikuti nasihat orang tua, apa itu Pak biar lambat asal selamat," canda putri Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid tersebut.

Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Muhyiddin Yassin Jadi PM Malaysia, Pengamat: Hatinya Dekat dengan Indonesia
Artikel Selanjutnya
Jokowi Diperkirakan Batal Bertemu Donald Trump Akibat Wabah Virus Corona