Sukses

Rocky Gerung dan Kontroversi

Liputan6.com, Jakarta - Nama Rocky Gerung kembali mencuat ke publik setelah dirinya membuat pernyataan kontroversi di salah satu program acara stasiun televisi swasta.

Dalam diskusi tersebut, mantan Dosen Universitas Indonesia (UI) itu memberikan pernyataan bahwa Pancasila merupakan ideologi yang gagal. 

"Pancasila itu sebagai ideologi gagal karena bertentangan sila-silanya. Saya pernah menulis risalah di majalah prisma dengan riset akademis yang kuat untuk menerangkan, bahwa Pancasila bukan ideologi dalam pengertian akademis dan diskusi dalam diskors ideologi," ujar Rocky.

Sebelumnya, Rocky Gerung sempat dilaporkan Ketua Cyber Indonesia Permadi Arya atau yang karib dipanggil Abu Janda, pada 11 April 2018.

Dia dilaporkan atas dugaan penyebaran ujaran kebencian yang berbau SARA karena memberikan pernyataan kitab suci itu fiksi.

Berikur sejumlah pernyataan Rocky Gerung yang menuai Kontraversi yang dihimpun, Liputan6.com: 

2 dari 5 halaman

Presiden Tak Paham Pancasila

Dalam program acara televisi swasta yang ditanyangkan pada 3 Desember 2019, Rocky Gerung juga mengatakan, Presiden Jokowi tidak paham dengan Pancasia. 

Setelah itu, dia kembali menuturkan,"Presiden tidak mengerti Pancasila. Dia (Jokowi) hapal, namun tidak paham," tuturnya. 

Atas pernyataannya tersebur, politikus PDIP, Junimart Girsang akan melaporkannya ke polisi. 

"Sudah siap (lapor) ini masih menunggu hasil koordinasi DPP, sampai hari ini masih menunggu DPP," kata Junimart saat dikonfirmasi, Kamis 5 Desember 2019.

Menurut dia, banyak kelompok masyarakat yang juga berniat melaporkan Rocky Gerung. Junimart diminta kesediaannya menjadi saksi.

"Mereka tanya saya mau enggak jadi saksi? Saya bilang saya siap. Mereka masyarakat biasa, dari advokat, dari kelompok ketahanan pancasila," ucap Junimart.

3 dari 5 halaman

Soal Kitab Suci Fiksi

Rocky Gerung mulai hangat diperbincangkan publik saat kalimat kontroversinya muncul di layar kaca. Dia mengatakan bahwa kitab suci adalah fiksi dan itu berbeda dengan fiktif.

"Kalau saya pakai definisi bahwa fiksi itu mengaktifkan imajinasi, maka kitab suci itu adalah fiksi," demikian penggalan ucapan dia dalam program televisi Indonesia Lawyers Club yang disiarkan langsung TV One, Selasa 10 November 2018

Akibat pernyataannya yang mengatakan kitab suci adalah fiksi, Rocky dilaporkan ke pihak berwajib.

Rocky dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia Permadi Arya atau yang karib dipanggil Abu Janda. Rocky dilaporkan atas dugaan penyebaran ujaran kebencian yang berbau SARA. Laporan Abu Janda tersebut tertuang dengan nomor polisi TBL/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 11 April 2018.

4 dari 5 halaman

Sebut KH Agus Salim Seperti Kambing

Tidak hanya itu, pernyataan Rocky kembali menjadi polemik. Dalam sebuah acara, Rocky Gerung diduga menghina KH Agus Salim. Rocky mengatakan jika wajah KH Agus Salim seperti Kambing berjenggot.

"Dalam satu perdebatan politik H Agus Salim, anda tahukan wajahnya H Agus Salim? Kaya kambing ada jenggot di sini," kata Rocky dalam video yang diunggah oleh Channel Youtube NNC Indonesia, 1 Maret 2019 dengan keterangan: kuliah umum yang ditayangkan langsung oleh ADITV.

Akibat ucapannya tersebut, Rocky dilaporkan oleh enam orang perwakilan dari Forum Anak Nagari, Selasa 5 Maret 2019 ke Mapolda Sumatera Barat.

Saat melapor ke Polda Sumbar, pelapor Dony Magek Piliang dan lima perwakilan dari Forum Anak Nagari menyerahkan barang bukti berupa CD berisi rekaman video Rocky Gerung. Pelapor menilai pernyataan Rocky kepada Agus Salim sama saja menghina tokoh asal Sumbar.

 

 

(Rizki Putra Aslendra)

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Perludem Minta Jokowi Segera Tunjuk Ketua DKPP Pengganti Harjono
Artikel Selanjutnya
6 Permintaan Jokowi Jadikan Labuan Bajo Destinasi Super Premium