Sukses

GP Ansor Dukung Pemerintah Tangani Radikalisme

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Abdul Rochman menyatakan, ,mendukung niat pemerintah untuk memberantas radikalisme.

"Kami mengapresiasi dan mendukung. Ini membuat tugas Ansor menjadi ringan. Karena memang masalah radikalisme ini sudah mengkhawatirkan," kata Abdul Rochman, di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Menurut dia, radikalisme yang berkembang minimal delapan tahun terakhir. Kondisi ini dinilainya bisa disebut negara dalam kategori darurat radikalisme.

"Kebijakan Presiden ini menunjukkan bahwa pemerintah atau negara sekarang akan hadir dalam memberantas radikalisme yang memang sudah merupakan tugasnya. Kami minta pemerintah serius memerangi radikalisme," ungkap Abdul.

Menurut dia, dukungan GP Ansor terhadap pemerintah tersebut selalu didasarkan pada komitmen kerakyatan dan kebangsaan.

"Selama pemerintah memberikan keberpihakannya kepada komitmen tersebut, GP Ansor akan tetap menjadi mitra strategis," jelas Abdul.

 

2 dari 3 halaman

Tolak Kerja Sama

Dia juga mengatakan, GP Ansor menolak kerja sama dalam bentuk apa pun dengan organisasi manapun yang dinilai mengedepankan kekerasan, melawan hukum dan menginginkan berdirinya negara di luar NKRI.

"Kerja sama ini termasuk di dalamnya adalah kunjungan-kunjungan dan atau komunikasi yang berpretensi politik yang justru akan merusak ukhuwah nahdliyah di kemudian hari," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
FKUB Kotim Sebut Radikalisme Muncul karena Ketidakadilan dan Kesenjangan Ekonomi
Artikel Selanjutnya
Ma'aruf Amin Sebut Kemiskinan dan Radikalisme Jadi Tantangan Umat Islam