Pelapukan Diduga Penyebab Amblesnya Hambalang

Kontur tanah dalam Proyek Hambalang diklaim layak bangun. Amblesnya tanah pada Desember 2011 itu diduga karena pelapukan tanah.

Diterbitkan 30 Mei 2012, 14:57 WIB
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Sentul: Kontur tanah dalam Proyek Hambalang diklaim layak bangun. Amblesnya tanah pada Desember 2011 itu diduga karena pelapukan tanah.

"Amblesnya itu diduga karena pelapukan tanah yang di bawah," kata Pelaksana Proyek Pembangunan Pusat Sarana Olahraga Hambalang, Purwadi Hendro, di Kompleks Wisma Atlet dan Sport Center Hambalang, Sentul, Bogor, Jakarta, Rabu (30/5).

Tanah yang terjal, lanjut Hendro, bukan berarti tak bisa dibangun. Tanah tersebut sudah diteliti sebelum dilaksanakan proyek senilai Rp 1,5 triliun.

"Tanah ini layak dibangun. Dengan catatan harus diketahui kelemahannya, dengan adanya kelemahan itu harus ada treatment agar tidak ada failed. Jadi intinya tanah ini layak, harus ada penelitian yang matang," tambahnya.

Amblesnya tanah, menurut Hendro dikarenakan pelapukan tanah yang tidak kelihatan dan berada di dalam. Akibat ambles tersebut, pembangunan tiga bagunan yakni Venue Bulu Tangkis, Venue Panahan, dan Power House dalam proyek Wisma Atlet Hambalang dihentikan. "Jadi ini seperti pembangunan tol di Cipularang yang sempat amblas pada beberapa waktu lalu," imbuhnya.

Mengenai kabar ambles, Hendro sempat mengaku kaget. Pasalnya, kabar yang beredar tanah dan bangunan pada proyek Hambalang tersebut ambles pada 24 Mei 2012. Padahal, tanah tersebut amblesnya pada tanggal 14 Desember 2011.

"Saya juga kaget dapat info seperti itu, itu infonya malam tanggal 24. Tapi pas saya cek di lapangan itu tidak ada apa-apa," imbuhnya.

Dengan demikian, Hendro menjelaskan, pihaknya akan tetap melanjutkan proyek pembangunan Sport Center Hambalang, terutama untuk tiga bagunan. Tetapi pihaknya harus menunggu penelitian lebih lanjut soal tanah di titik tersebut.

"Jadi ini menunggu hasil penelitian tanah dan Insya Allah satu bulan dilanjutkan lagi, atau bisa kita prediksikan penelitian dan pembuatan desainnya itu akan selesai bulan Agustus tahun ini," tandasnya.(MEL)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6