Sukses

6 Prajurit TNI Terbaik Asal Papua Berhasil Sandang Baret Merah

Liputan6.com, Bandung Barat - Sebanyak 150 prajurit pilihan dari TNI Angkatan Darat resmi menjalani upacara pembaretan di Pantai Permisan, Kabupaten Cilacap, 14 Agustus lalu.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (10/9/2019), 150 prajurit anggota pasukan elite TNI AD itu kini melanjutkan pendidikan di Pusdiklatpassus Batujajar, Jawa Barat, untuk spesialisasi atau penjurusan sesuai dengan minat dan bakat masing-masing prajurit.

Salah satunya adalah Letda Infantri Naftali Kawari, putra Papua asal Serui. Naftali merupakan salah satu dari enam putra terbaik asal Bumi Cenderawasih yang ikut menjalani pendidikan di Pusdiklatpassus.

"Rencana saya ke depan menjaga kedaulatan NKRI dari Sabang sampai Merauke karena Papua adalah bagian dari NKRI," ujar anggota Kopassus Letda (Inf) Naftali Kawari.

Selama pendidikan, seluruh kemampuan prajurit Kopassus diasah tanpa membeda-bedakan pangkat.

"Pusdiklatpassus ini bekerja dengan prinsip kehormatan sebagai dasar, jadi semua siswa yang melaksanakan pendidikan ini tidak ada perlakuan khusus atau toleransi, semuanya sama," ucap Komandan Pusdiklatpassus Batujajar Kol (Inf) A. Deddy Prasetyo.

Sesuai amanat Danjen Kopassus saat pembaretan, seluruh prajurit diharapkan beradaptasi menghadapi globalisasi dan menjadi prajurit profesional.